Pansus LKPj Gubernur 2025 Himpun Data dari Sragen

IMG 20260403 WA0046

Tugiman B. Semita. (foto faisol ganang)

SRAGEN – DPRD Provinsi Jateng telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Pembentukan pansus itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pemerintahan daerah.

Pada Rabu (1/4/2026), pansus berkunjung ke Pamkab Sragen. Ketua Pansus Tugiman B. Semita dan Wakil Ketua I Putu Dodi beserta anggota diterima Ketua Pansus LKPj Bupati Sragen 2025 Budiawan di Kantor BPSDM setempat.

Tugiman memaparkan Pansus LKPj memiliki tugas utama menelaah dan mengkaji secara mendalam laporan yang disampaikan gubernur, yang memuat berbagai capaian program pembangunan, pelaksanaan kebijakan daerah, dan penggunaan anggaran selama satu tahun. Dalam proses pembahasan, pansus juga melakukan rapat kerja dengan organisasi perangkat daerah (OPD) guna memperoleh penjelasan lebih rinci terkait pelaksanaan program, target kinerja, dan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

“Langkah itu dilakukan agar DPRD mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai kinerja pemerintah daerah. Termasuk, laporan dari kabupaten/ kota mengenai kinerja gubernur,” katanya.

Selain itu, pansus dapat melakukan klarifikasi serta pendalaman data apabila terdapat program atau kegiatan yang dinilai belum berjalan optimal. Bahkan, jika diperlukan, pansus juga melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kesesuaian antara laporan yang disampaikan dengan kondisi sebenarnya.

Hasil dari pembahasan tersebut nantinya akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi DPRD kepada gubernur. Rekomendasi itu berisi saran, masukan, dan evaluasi guna memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, laporan hasil kerja pansus akan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD untuk mendapatkan persetujuan sebelum rekomendasi resmi diserahkan kepada gubernur sebagai bahan perbaikan dalam pelaksanaan program pembangunan ke depan. (diana/red.)

Info Lainnya

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.