Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

IMG 20260706 WA0092

JOGO KALI. Sumanto dalam kegiatan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ di Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, baru-baru ini. (foto teguh prasetyo)

KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

Salah satu warga Desa Ngadirejo, Hartono, mengungkapkan kegiatan itu pasti memiliki manfaat yang sangat banyak untuk masyarakat sekitar. “Kami senang turut bersyukur, nanti manfaatnya bukan buat kita saja, melainkan anak dan cucu kita semua nanti,” tegasnya, disela-sela penanaman pohon, baru-baru ini.

Selain itu, ia juga berharap kegiatan merawat bumi ini perlu digaungkan ke seluruh daerah serta dilakukan secara terus menerus mengingat banyaknya manfaat kedepannya. Usai menanam kurang lebih 100 bibit Pohon Beringin, Loh, dan Peh bersama warga di pinggiran sungai, Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto berharap bibit tersebut dijaga dan dirawat sehingga ke depannya bisa menyimpan cadangan air dan memperkuat struktur tanah.

1001030000

“Harapannya, disepanjang kali/ sungai kan sudah ditanami banyak pohon. Nah, nanti untuk menyimpan air biar yang dibawah sana juga tidak kekurangan air,” kata Sumanto.

Ia juga mengingatkan seluruh Warga Desa Ngadirejo untuk merawat dan menjaga pohon-pohon tersebut. “Sudah ada relawan dari desa. Jadi, setidaknya satu bulanan bisa ditengok, dicek, terus diberi pupuk supaya tumbuh, serta jangan sampai nanti hilang atau dijadikan bonsai,” katanya.

Senada, Camat Mojogedang Agus Dwitanto juga berharap semua warga ikut menjaga dan merawat alam. Tujuannya, memberikan manfaat untuk generasi selanjutnya.

“Kami berterima kasih sekali kepada Bapak Sumanto. Program Jogo Kali ini sangat bagus, kami merasa tergugah, dan warga sangat antusias. Semoga kegiatan itu dapat dilanjutkan terus demi kita semua nantinya,” kata camat. (teguh/red.)

1001030044

Info Lainnya

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

  • Temui Menteri Koperasi, Komisi B Dorong Tata Kelola Koperasi Berbasis Digital

    JAKARTA – Digitalisasi koperasi dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekosistem perkoperasian, Komisi B DPRD Provinsi Jateng menggali arah kebijakan Kementerian Koperasi terkait transformasi digital dan pengembangan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdeskel), Selasa (30/6/2026).