BK Dorong Digitalisasi Sistem Kedewanan

0L7A1169

AUDENSI : Ketua BK DPRD Jateng Yohannes Winarto dkk melakukan audensi dengan Pimpinan DPRD Banyumas.(foto: setyo herlambang)

BANYUMAS – Sistem Informasi Kedewanan milik DPRD Kabupaten Banyumas mendapat pengakuan luar biasa dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jawa Tengah. Sistem yang bisa diakses lewat smartphone bertujuan selain sebagai presensi kehadiran saat rapat paripurna maupun rapat kerja lainnya termasuk kehadiran tugas saat perjalanan dinas. Bahkan pada sistem informasi tersebut disuguhkan data berupa grafik anggaran setiap bulan yang terpakai dan tersisa. Kesemua tersebut bisa dipantau secara langsung. 

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng Yohannes Winarto berharap bisa meniru aplikasi tersebut. Dengan adanya sistem tersebut dinilai sangat membantu serta menjadi acuan anggota dewan dalam menjalankan tugasnya.

“Adanya aplikasi ini, sangat membantu dan meningkatkan kedisiplinan anggota Dewan. Tentunya lewat presensi secara real time, dalam semua agenda Kedewanan yang sudah terjadwal. Nantinya, akan didiskusikan dengan pimpinan, agar bisa diterapkan di DPRD Jateng,” ujar legislator asal PDI-P saat bertemu dengan Ketua DPRD Banyumas Subagyo, di Ruang Ketua DPRD Banyumas, Jumat (28/2/2025).

Berkenaan dengan aplikasi tersebut, Ketua DPRD Banyumas Subagyo menjabarkan program ini sudah dibuat dan dirancang sejak awal periode 2024-2029 mulai dilantik dan bertugas. Program ini menggandeng Dinas Komunikasi & Informasi (Diskominfo) Kab Banyumas sebagai mitra dan penyedia server. 

“Program aplikasi Sistem Informasi Kedewanan sudah dirancang dan diterapkan, sejak awal setelah pelantikan. Awalnya memang cukup kesulitan, tapi secara berlahan bisa meningkatkan performa kehadiran anggota dewan dalam semua agenda yang sudah ditetapkan. Termasuk, aplikasi tersebut menyediakan data anggaran yang berjalan juga terpakai setiap bulannya, ” jawab politikus yang juga dari PDI-P.(tyo/priyanto

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.