Reses DPRD Tetap Taati Protokol Kesehatan

WhatsApp Image 2022 02 04 at 23.00.14

PERTEMUAN: Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng dan Wonogiri menggelar pertemuan perihal kinerja kedewanan.(ervan ramayudha)

WONOGIRI โ€“ Reses dengan mendatangkan jumlah konstituen banyak di saat pandemi menjadi topik pembahasan antara Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng dengan koleganya di Wonogiri. Kedua alat kelengkapan dewan (AKD) mengakui harus mencari formula supaya reses di saat sekarang ini bisa menjangkau konstituen tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Ketua BK DPRD Jateng St Sukirno menyampaikan hal itu kepada Sardi yang juga menjabat sebagai Ketua BK DPRD Wonogiri, Jumat (4/2/2022).

Selain itu, secara panjang lebar, Sukirno juga menyinggung perihal penghargaan (reward) kepada anggota DPRD yang berintegritas mulai dari kedisiplinan, kinerja, termasuk penegakan kode etik kedewanan.

Menjawab hal tersebut Sardi menjelaskan, untuk DPRD Wonogiri berjumlah 50 orang tidak ada masalah. Perihal kehadiran di setiap kegiatan, mayoritas semua anggota DPRD lengkap. Guna mengantisipasi ketidakhadiran Dewan secara berkelanjutan, BK dengan berkoordinasi pimpinan akan melakukan pemberitahuan secara lisan.    

Sardi menambahkan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kab. Wonogiri tidak memberikan penghargaan. Saat ini untuk anggaran di Sekretariat DPRD Wonogiri sudah dipangkas untuk refocusing mengatasi Covid-19.

Masalah reses selama pandemi Covid-19 hanya menghadirkan 30 orang saja dengan didampingi pihak Setwan. Selama masa pemberlakuan PPKM kegiatan rapat Paripurna dilakukan melalui zoom meeting dengan perwakilan OPD hanya sebatas 15 orang saja.

Berita Terkait

  • DIALOG INTERAKTIF: Gerakan di Rumah Saja Tekan Penyebaran Covid 19

    SEMARANG – Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendukung upaya pemprov mengurangi penyebaran Covid-19 melalui ‘Gerakan di Rumah Saja.’ Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi E DPRD Yudi Indras Wiendarto, saat menjadi pembicara utama dalam dalam ‘Dialog Interaktif DPRD Provinsi Jateng’ yang digelar Rasika FM Semarang dan JFM Semarang di Klub Merby Semarang, Rabu (10/2/2021).

  • DPRD Dukung Anggaran untuk Petani & Nelayan

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna pada Senin (31/8/2020) kemarin, DPRD Provinsi Jateng mendukung alokasi anggaran untuk sektor pertanian dan nelayan. Hal itu ditandai dengan agenda penandatangan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2020.

  • Pengelolaan Terminal Tipe B Perlu Dioptimalkan

    YOGYAKARTA โ€“ Guna mengoptimalkan pengelolaan Terminal Tipe B, Komisi D DPRD Provinsi Jateng melakukan studi banding ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DI. Yogyakarta, Rabu (10/1/2024), yang dinilai mampu memberikan kemudahan pelayanan dalam penggunaan transportasi umum bagi masyarakat. Saat berdiskusi, Ketua Komisi D Alwin Basri mengatakan masih ada pengelolaan terminal yang kurang maksimal di Jateng.

  • Tangani Corona, RS Rujukan Masih Minim VTM

    UNGARAN – Di masa pandemi Penyakit Virus Corona (Corona Virus Disease-2019/ Covid-19) ini, rumah sakit (RS) rujukan di Provinsi Jateng mengalami beberapa kendala dalam penanganan pasien. Di antaranya kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) berupa pakaian panjang mirip astronot, Dokter Spesialis Paru, dan Virus Transport Media (VTM).