RPJMD Harus Mampu Realisasikan Visi Misi Gubernur

WhatsApp Image 2025 07 03 at 13.23.30

PEMBAHASAN : Pansus DPRD Jateng melakukan pembahasan RPJMD dengan Bappeda DKI Jakarta.(foto: ervan ramayudha)

JAKARTA – Sebagai bagian dari proses penyusunan RPJMD Prov. Jateng 2025–2030, Pansus DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja dan diskusi bersama dengan Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Kamis (3/7/2025). Turut dalam pembahasan itu Kepala Bappeda Jateng Harso Susilo serta jajaran stakeholder Pemprov Jateng.

“Kami ke sini untuk menggali perspektif, prioritas pembangunan, arah kesesuaian dan akomodasi pusat dalam dokumen RPJMD Provinsi DKI Jakarta,” ucap Ketua Pansus Ferry Wawan Cahyono kepada Sekretaris Bappeda DKI Jakarta Budi Setiawan beserta Kepala Bidang Perencanaan Stratetigis Kawasan Rama Permana.

Budi menjelaskan, dengan mengambil visi-misi Jakarta Kota Global yang Maju, Berkeadilan, Berdaya Saing dan Berkelanjutan, sampai sekarang ini masih terdapat isu-isu Pembangunan yang perlu diselesaikan. Di antaranya pemenuhan layanan dasar, penanganan dampak iklim dan degradasi kualitas lingkungan hidup, ketimpangan sosial, peningkatan produktivitas dan daya saing perekonomian, serta tata kelola pemerintahan yang profesional.

“Selain itu, Jakarta juga perlu mengejar ketertinggalan dari perkembangan kota-kota global lainnya di dunia. Jakarta sekarang ini menempati peringkat ke 74 dari 156 kota dunia. Untuk itu, arah dan ritme pembangunan Jakarta saat ini perlu diakselerasi dengan langkah strategis untuk dapat menyelesaikan pekerjaan rumah sekaligus meningkatkan posisi dan citra positif Jakarta di kancah global,” ucapnya.

Sementara anggota Pansus Sri Hartini menyoroti perihal prioritas pusat seperti Makanan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Sekolah Rakyat bisa dilakukan dan diintegrasikan di dalam RPJMD Provinsi DKI Jakarta.

Rama menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta sudah menyelaraskan kebijakan tersebut masuk dalam RPJMD. Sekarang ini mengenai Koperasi Merah Putih maupun Sekolah rakyat sedang dilakukan pembahasan dengan OPD terkait.

Anggota Pansus Yohannes Winarto tertarik mempertanyakan konsep mekanisme sinergi antara eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta dalam penyusunan RPJMD.

“Adakah praktik baik yang bisa diadaptasi di Jawa Tengah?  Sejauh mana peran DPRD DKI Jakarta dalam memberikan masukan terhadap dokumen rancangan RPJMD?” tanyanya.

Budi menyatakan, Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno disetiap kesempatan meminta supaya hubungan relasi dengan DPRD dikuatkan. Sebagai Lembaga legislative, DPRD juga turut memberikan sumbahsih pemikiran untuk turut menyukseskan visi dan misi gubernur.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • HUT 81 Jateng: Satukan Energi Positif Bangun Jateng

    BOYOLALI – Puncak HUT Ke 81 Provinsi Jateng berlangsung sederhana dan khidmat di Alun-alun Kidul Boyolali, Rabu (19/8/2026). Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Mohammad Saleh bersama Ketua Komisi B Sri Hartini, Ketua Komisi D Nur Sa’adah, dan mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo turut hadir dalam upacara HUT Jateng

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 10 Agustus 2026 – 16 Agustus 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Cakupan Media Pemantauan mencakup…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 10 Agustus 2026 – 16 Agustus 2026 Ruang…

  • DPRD Jateng Hadiri ‘Detik-detik Proklamasi’ 

    SEMARANG — Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto, yang hadir didampingi Sekretaris DPRD Provinsi Jateng Agung Hariyadi menghadiri acara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 secara live streaming di Gedung Gradhika Bhakti Praja Lantai 2, Kompleks Gubernuran, Kota Semarang, Senin (17/8/2026). Acara yang terhubung langsung dengan rangkaian peringatan nasional di Istana Negara itu berlangsung dengan khidmat, dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB