Banmus Studi Banding Penjadwalan Sidang ke DPRD Sumsel

1 apalembang1

TUKAR CENDERA MATA. Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan Sulaiman bertukar cendera mata dengan pimpinan rombongan DPRD Jateng Tety Indarti, Senin (17/6/2019).(Foto:Ervan Ramayudho)

PALEMBANG – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Selatan (Sumsel). Pada Senin (17/6/2019), rombongan Dewan mengunjungi Kantor DPRD Sumsel yang ada di Palembang.

Anggota Banmus Tety Indarti (kanan) memimpin rombongan DPRD Jateng di Palembang, Sumatera Selatan.(Foto:Ervan Ramayudha)

Salah satu anggota Banmus, Tety Indarti menyatakan, tujuan kunjungan tersebut untuk meningkatkan peran dan fungsi badan perumus. Dalam kunjungan itu, mereka diterima Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan Sulaiman di ruang pimpinan.

Pertemuan Banmus DPRD Jateng dengan Sekretaris DPRD Sumatera Selatan

Dalam pertemuan itu, anggota Banmus Sidi Mawardi menjelaskan, peran dan fungsi Banmus sangatlah sentral terutama dalam memutuskan agenda rapat mulai dari paripurna sampai rapat kerja/koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Kepada Ramadhan Sulaiman, Banmus ingin mengetahui konsep kinerja dari lembaga serupa di DPRD Sumsel terutama dalam menentukan jadwal, peranan fraksi-fraksi dan seberapa penting dalam menentukan penjadwalan untuk Rapat Banmus.

Menjawab hal itu, Ramadhan menjelaskan, dari rencana tiga tahunan itu bisa dilihat dengan cara tiga kali masa sidang. Hanya saja ada beberapa agenda yang sangat penting untuk dijadwalkan termasuk dalam urusan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Dewan) maka tiap bulan mengadakan Banmus dan peranan fraksi – fraksi di DPRD Provinsi Sumatra Selatan sangatlah berpengaruh sangat penting.

Di akhir pertemuan Tety Indarti mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk DPRD Jawa Tengah, seperti salah satu indeks yang sangat mencolok antara Sumatera Selatan dan Jawa Tengah hubungan eksekutif dan legislatif.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.