Satpol PP Perlu Diberi Jaminan Kenyamanan Saat Bertugas

1000019638

BAHAS RAPERDA : Bapemperda DPRD Jateng di Kemendagri membahas Raperda Trantibunlinmas di Kemendagri.(foto: setyo herlambang)

JAKARTA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) punya andil besar dalam pelayanan penyelenggaraan layanan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas).

Provinsi Jawa Tengah dengan cakupan 35 kabupaten/ kota pastinya ada sedikit banyak permasalahan terkait hal trantibumlinmas, maka rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang hal tersebut terus dikebut karena Satpol PP berperan sebagai eksekutor terakhir.

Hal tersebut menjadi pembahasan khusus Bapemperda DPRD Jateng bersama jajaran Direktorat Jenderal Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat, Kemendagri, Kamis (7/8/2025), terkait masukan dan usulan dalam penyusunan raperda tersebut.

Pada kunjungan yang diterima Dirjen Satpol PP & Perlindungan Masyarakat Bernhard E Rondonuwu, Ketua Bapemperda DPRD Jateng Iskandar Zulkarnaen menyampaikan peran strategis Satpol PP dalam penegakan peraturan daerah sebagai eksekutor terakhir baik di tingkat kabupaten kota.

“Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, satuan polisi pamong praja perlu adanya jaminan kenyamanan dalam setiap penugasan. Dukungan akan tertuang dalam Raperda trantibumlinmas maka perlu ada beberapa langkah inisiatif,” terang legislator asal Gerindra itu saat bertamu di kantor Jakarta.

Oplus_16908288

Menanggapi, Bernhard E Rondonuwu dalam pelaksanaan tugas penegakan perda, Satpol PP sendiri belum secara maksimal melaksanakan tugasnya, karena setiap daerah baik dari tingkat provinsi hingga kabupaten kota belum bisa dilaksanakan dengan tertib. Selain itu, hampir 75 persen personel Satpol PP berstatus non-ASN. Karena itu perlu ada peningkatan kualitas SDM dan seringkali Satpol PP adalah eksekutor terakhir.

“Dalam menjalankan penegakan peraturan daerah, hanya satu dari sekian provinsi yang bisa menjalankan penegakan dengan tertib. Kendala tersebut juga berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas SDM, banyak petugas satpol pp 75 persen statusnya non ASN, ini juga perlu diupayakan. Satpol pp seringkali sebagai eksekutor terakhir, seperti penanganan limbah yang seharusnya menjadi kewenangan lingkup dinas lingkungan hidup,” jelasnya.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.