Usaha Batik Mampu Bangkit di tengah Pandemi

Screenshot 20211107

USAHA BATIK. Komisi B DPRD Provinsi Jateng melihat usaha batik di jalan Suryowijayan Gedongkiwo Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta Provinsi DIY, Kamis (4/11/2021). (foto muhamad faiz fuadi)

YOGYAKARTA – Dalam kegiatan menggali data dan informasi mengenai daya tahan usaha masyarakat di tengah kondisi pandemi, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memantau sektor UMKM ke provinsi tetangga yakni Provinsi DIY. Sasaran kali ini adalah kampung batik yang berada di jalan Suryowijayan Gedongkiwo Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta.

Saat berbincang dengan salah satu pengelola usaha batik disana, Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Jateng Muhammad Ngainirrichadl mengatakan tujuan dari kunjungan adalah melihat geliat ekonomi pasca pandemi di kampung batik. Ia menilai, jika di Jogja sudah mampu bangkit dan membaik khususnya di pengrajin batik, maka akan sangat berpengaruh di wilayah Jateng juga.

“Jika dalam memasarkan produk batik perlu untuk mengefektifkan promosi-promosi di media sosial sehingga geliat ekonomi akan berangsur-angsur membaik,” saran Politikus PPP kepada salah satu penjual batik, baru-baru ini.

Mendengarnya, Penjual Batik setempat Sri mengaku penjualannya kini sudah berangsur-angsur membaik. Pembeli yang masuk ke gerai juga sudah melewati protokol kesehatan.

“Dengan banyaknya pengunjung, produk sudah banyak terjual sampai beberapa jenis produk kehabisan stok,” ungkap Sri. (faiz/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.