Tingkat Penggangguran Perlu Diminimalisir

IMG 20240513 WA0020

TENAGA KERJA. Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Disnakertrans Provinsi Jambi, Senin (13/5/2024), membahas soal ketenagakerjaan. (foto ervan romo)

JAMBI – Persoalan ketenagakerjaan masih menjadi sorotan Komisi E DPRD Proviinsi Jateng. Seperti saat rombongan dewan menyambangi Kantor Disnakertrans Provinsi Jambi, Senin (13/5/2024), kemarin. 

Pada kesempatan itu, Muhammah Harir Khodari selaku Sekretaris Dinas, mewakili Kepala Disnakertrans Bahari Panjaitan, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan DPRD Provinsi Jateng yang ingin membahas persoalan ketenagakerjaan. Dalam hal ini, pihaknya terus menggenjot upaya pengurangan tingkat pengangguran seperti bursa kerja khusus (BKK) di tingkat SMK.

Datanya menyebutkan, ada sekitar 2,75 juta orang penduduk usia kerja di Provinsi Jambi. Dari angka itu, terdapat 1,89 juta orang angkatan kerja dan 85,6 ribu orang penggangguran.

“Terjadi penyerapan tenaga kerja sebanyak 4,4 ribu orang sepanjang periode Agustus 2022 sampai Agustus 2023. Untuk itu, dalam persoalan ketenagakerjaan, kami bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, termasuk dinas pendidikan, guna mempersiapkan lulusan masuk dunia kerja sekaligus memininalisir tingkat pengangguran,” paparnya.

Mendengarnya, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Hamid mengaku sangat apresiatif dengan upaya disnakertrans yang sudah bekerja keras meminimalisir tingkat pengggguran. Pihaknya berharap upaya itu dapat menjadi masukan agar tingkat penggangguran juga dapat menurun di Provinsi Jateng.

“Tingkat kemiskinan di Jateng itu tinggi. Jadi, kami kesini ingin melihat upaya Jambi dalam hal pengurangan tingkat penganggurannya,” kata Hamid, sapaannya.

Sebagai informasi, program penanggulangan penggangguran yang dimiliki disnakertrans tersebut diupayakan selaras dengan Perda Provinsi Jambi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. Selain itu juga ada Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 9 Tahun 2024 tentang Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Rentan.

PABRIK SAWIT

Setelah berdiskusi dengan disnakertrans, Komisi E mengunjungi PT. Sungai Bahar Pasific Utama (SBPU) di Kabupaten Muaro Jambi sebagai pabrik pengolahan sawit, Selasa (14/5/2024). Ketika berbincang dengan pihak manajemen perusahaan, Komisi E menilai pengelolaan tenaga kerjanya sudah sangat baik.

“Kami melihat perusahaan ini sudah mampu membuka lapangan kerja yang banyak, dengan melihat jumlah karyawan sekitar 250 orang,” kata Hamid.

Menanggapinya, General Manager SBPU Totok Yulianto mengatakan sebagian besar pekerja sudah menjadi karyawan tetap. “Kami tetap mengutamakan keselamatan kerja dan aturan pengupahannya,” tandas Totok. (con/ariel)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.