Tawangmangu Perlu Dipoles untuk Optimalkan PAD

1 atawang1

OPTIMALISASI ASET. Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi bersama jajaran Direksi PT CMJT melihat objek wisata di Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (12/6/2016).(Foto: Rahmat YW)

KARANGANYAR – Pemetaan aset Pemprov bisa berdasarkan letak dan fungsinya. Hal tersebut perlu dilakukan supaya memiliki manfaat yang maksimal, baik dikelola sendiri oleh Pemprov maupun kerja sama badan usaha milik daerah maupun swasta murni.

Dengan demikian potensinya bisa ditumbuhkembangkan dengan inovasi dan profesional sehingga membuahkan pendapatan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Dalam optimalisasi aset itu diperlukan sertifikasi aset agar semua jelas keberadaan maupun statusnya. Baik aset yang dikelola organisasi perangkat daerah maupun instansi khusus yang mengelola aset daerah.

Ketua DPRD Dr Rukma Setyabudi (kanan) bersama Direktur PT Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT) Agung Rochmadi.(Foto: Rahmat YW)

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi di sela kunjungan ke sejumlah aset Pemprov Jateng di kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (12/6/2019).

“Aset kita (Pemprov Jateng) di sini sebenarnya sangat potensial dikembangkan, hanya saja perlu sedikit dipoles dengan inovasi, sehingga akan sangat diminati wisatawan. Dengan begitu bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) secara signifikan,” ungkap legislator PDI Perjuangan itu.

Dr Rukma Setyabudi melihat aset di kawasan wisata Tawangmangu.(Foto: Rahmat YW)

Direktur PT Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT) Agung Rochmadi ST MM yang mendampingi orang nomor satu di DPRD Jateng itu berkeliling menunjukkan sejumlah aset yang sudah dikembangkan diantaranya hotel dan area perkemahan yang tengah dikembangkan. Selain itu ditunjukkan beberapa lokasi yang masih berupa tanah dan bangunan yang mangkrak akibat telah habis masa sewa oleh pihak swasta.(rahmat/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.