Sukirman: Almaghfurlah KH Amir Idris Perlu Diteladani

Screenshot 20211115

ACARA HAUL. Sukirman menghadiri acara Haul Almaghfurlah KH Amir Idris, Senin (15/11/2021), di Simbang Kulon Kabupaten Pekalongan. (foto teguh prasetyo)

KAJEN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menghadiri acara Haul Almaghfurlah KH Amir Idris, Senin (15/11/2021), di Simbang Kulon Kabupaten Pekalongan. Dalam acara itu,  ia mengajak masyarakat untuk meneladani dan mendoakan sosok Alaghfurlah KH Amir Idris Pekalongan. 

“Simbah Kyai Amir Idris, beliau merupakan pendiri PCNU di wilayah Kabupaten Pekalongan yang pertama pada 1928. Beliau didaulat menjadi satu-satunya mustasyar, yang bisa dimaknai sebagai penasihat atau tokoh yang disepuhkan. Kyai Amir memang begitu disegani oleh para ulama di Pekalongan,” ungkap Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng itu.

Selain karena kealimannya, kata dia, Kyai Amir juga memegang sejumlah sanad keilmuan yang didapatkan langsung dari para ulama kenamaan di masa itu seperti Kiai Sholeh Darat dan Syech Machfud Termas. Beliau juga merupakan guru dari beberapa kyai sepuh di Jateng.

“Tentu saja tujuan kami haul adalah untuk meneladani dan yang paling utama adalah mendoakan yang paling ikhlas dan paling tulus dari semua jamaah kepada beliau. Karena, kami dan semua warga NU inilah yang telah menyerap ajaran dan nasihat-nasihat dari beliau,” ucapnya.

Ia juga mengatakan selama ini kehidupan keagamaan khususnya yang ada di Kabupaten Pekalongan berjalan dengan baik. Disamping itu, kehidupan sosial kemasyarakatan juga berlangsung dengan baik sesuai dengan ajaran Ahlussunah wal jamaah yang beliau sampaikan.

“Setiap ada peringatan kyai sepuh, harus kita peringati dengan meriah dan yang utama adalah mendoakan beliau yang telah mendahului kita,” pungkasnya. (teguh/ariel)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.