SOSIALISASI NON-PERDA: Saatnya Berdayakan BUMDES

IMG 20220902 WA0053

KEGIATAN SOSIALISASI : Sejumlah warga di Kecamatan Kaliwungu sedang mengikuti sosialisasi di Kecamatan Kaliwungu.(foto: ganang faisol)

UNGARAN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sudah sepatutnya dikembangkan. Harapan dari pengembangan usaha itu bisa mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa. Pembahasan ini menguat dalam dialog Sosialisasi Non-Perda dengan tema “Optimalisasi Bantuan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat” di Balai Desa Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Jumat (2/9/2022).

Melalui sambungan Zoom, Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto mengajak dan mendorong warga untuk menggali potensi yang ada di desa-desa di Kecamatan Kaliwungu. Seperi kerajinan kerupuk singkong di Desa Mukiran, anyaman bambu di Desa Rogomulyo, wisata umbul Ngrancah di Desa Udanwuh, dan Desa Paringan untuk pembudi daya ikan serta wisata religi di Desa Jetis dan Rogomulyo. 

“Saya harap sosialisasi BUMDes di kesempatan ini, dapat membuka ide-ide atau gagasan untuk lebih memanfaatkan potensi-potensi desa yang ada di kecamatan kaliwungu, supaya BUMDES dapat optimal pelaksanaannya dan mendorong pertumbuhan peningkatan ekonomi,” ucapnya. 

Selaras dengan Bambang Kusriyanto, Sekertaris Komisi A DPRD Kabupaten Semarang Sutanto mengajak seluruh UMKM di Kecamatan Kaliwungu dapat menjadi poros fungsi pengembangan BUMDes. Peran badan usaha desa itu diharap dapat menjadi tangan panjang  pemerintah. 

“Maka dari itu mari kita bersama bahu-membahu untuk mendukung kegiatan pemerintah bumdes ini demi perekonomian rakyat khususnya di Kecamatan Kaliwungu, UMKM di kecamatan kaliwungu ini kita lihat banyak sekali potensi dengan bahan dasar lokal, contoh ada keripik ketelela, keripik pisang, keripik tempe, sampai rengginang. Maka peran BUMDes adalah menampung UMKM yang ada di lingkungan desa-desa Kecamatan Kaliwungu,” imbuh Sutanto. 

Sementara, Camat Kaliwungu Suyana menjelaskan BUMDes adalah salah satu upaya peningkatan ekonomi rakyat. Dalam sambutannya, perekonomian di Kabupaten Semarang akibat pandemi Covid-19 sempat mengalami penurunan sampai minus dua persen. Karena itulah ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih ekstra bangkit di masa pemulihan ini melalui BUMDes. 

“BUMDes ini tujuan nya untuk meningkatkan pendapatan asli desa. Maka dari itu desa harus mulai berbenah melalui UMKM yang ada. Jenis apa yang akan digarap, potensi apa yang dapat dimaksimalkan. Kita bedah semua yang ada di Kaliwungu, supaya ekonomi kita bisa bangkit setelah pandemi yang lalu,” pungkasnya.  Edy Sukarno selaku Kepala Dispermades Kabupaten Semarang memaparkan BUMDes harus punya strategi dalam memecahkan permasalahan sosial di desa. Pemerintah desa harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, serta pada potensi pemberdayaan mengonsolidasi produk lokal yang ada di desa.(azhar/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.