SOSIALISASI NON-PERDA: Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak

IMG 20220720 WA0039

SOAL ANAK. Bambang Kusriyanto dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter,’ di Aula Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Rabu (20/7/2022). (foto azam hanif adin)

BANCAK – Pendidikan karakter sangat besar pengaruhnya untuk masa depan. Maka dari itu, kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ yang dilakukan Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto kali ini mengangkat tema ‘Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter,’ di Aula Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Rabu (20/7/2022).

Dalam paparannya secara virtual, ia berharap kegiatan sosialisasi itu bisa membuat orang tua menjadi paham cara membangun karakter yang berpendidikan dan kuat bagi anak-anak. “Keluarga adalah awal pendidikan anak. Anak kita mau jadi apa, itu dari keluarga.” ujar Politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara, menurut Praktisi Pendidikan Bagus Suryokusumo, pendidikan juga dibutuhkan untuk kehidupan bersosialisasi dan saling menghargai hidup sesama manusia. Pendidikan karakter anak itu dapat dimulai dari jenjang SD.

“Kesalahan terbesar orang tua saat mendidik anak adalah saat menyekolahkan anak dan pulang sekolah anak dibiarkan saja. Orang tua juga harus mengontrol anak, terutama dalam penggunaan handphone karena banyak mempengaruhi anak. Peran orang tua sangat penting karena guru juga punya keterbatasan. Orang tua harus ikut menjadikan anak-anak berkarakter kuat dan ber-Pancasilais.” jelas Bagus.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo juga menjelaskan bahwa pendidikan adalah upaya untuk memajukan pertumbuhan budi pekerti dan karakter. Sekaligus, mampu memacu anak untuk berpikiran intelektual tinggi.

“Keefektifan pendidikan karakter itu bergantung pada tiga institusi yaitu keluarga, sekolah, dan juga masyarakat. Saat menumbuhkan karakter pada diri anak, dengan menanamkannya pada anak dan kita mengamalkannya sendiri. Karena, anak adalah peniru yang baik. Setelah itu, dilakukan pengulangan supaya menjadi kebiasaan,” terang Sukaton. 

Camat Bancak Sugeng menambahkan, melalui sosialisasi tersebut, bersama-sama membangun karakter-karakter anak bangsa yang baik. “Tujuannya, ada perubahan yang nyata dan wilayah Kecamatan Bancak juga menjadi lebih maju,” kata camat. (bintari/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.