SOSIALISASI NON-PERDA: Penguatan Pendidikan Pasca Pandemi

20220728165439 IMG

SOAL PENDIDIKAN. Sukirman dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Penguatan Pendidikan Pasca Pandemi’ di SMK Maarif, Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan, Sabtu (30/7/2022). (foto soni dinata)

DORO – Sektor pendidikan perlu mendapat perhatian khusus selama pasca pandemi ini. Dan, pendidikan itu sendiri menjadi tanggungjawab semua pihak.

Seperti diutarakan oleh Daenuri selaku Wakil Ketua SMK Maarif Kabupaten Pekalongan dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Penguatan Pendidikan Pasca Pandemi’ di SMK Maarif, Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan, Sabtu (30/7/2022). Kegiatan itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman dan dihadiri sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Doro.

Pada kesempatan itu, Daenuri mengatakan pandemi sudah mengajarkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru tapi semua pihak. Ia menilai hal tersebut merupakan hikmah yang harus diambil.

“Termasuk, bekerja dengan IT (informasi teknologi). Namun, IT itu bisa bermanfaat sekaligus berbahaya. Sehingga, hal itu harus jadi perhatian kita semua,” kata Daenuri.

Saat sesi tanya jawab, salah satu peserta sosialisasi menanyakan seputar pendidikan yakni keinginan adanya pelatihan dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ). Khusus TPQ, ia menilai perlu diperbanyak agar pendidikan spiritual lebih diperkuat.

Senada, perwakilan Fatayat NU juga berharap adanya perhatian khusus untuk fasilitas sekolah. Menurut dia pendidikan juga harus ditunjang dengan bangunan dan fasilitas yang baik.

“Dalam pendidikan pasca pandemi, butuh perhatian lebih dari pemerintah,” ucapnya.

Mendengar hal itu, Sukirman mengakui sektor pendidikan selalu membutuhkan perhatian lebih. Terutama, bangunan sekolah dan TPQ untuk memperkuat spiritual anak.

“Pasca pandemi ini, diakui pendidikan perlu diperkuat termasuk TPQ. Mengingat, pembangunan karakter anak sangat diperlukan, terutama melalui pendidikan keagamaan,” kata Politikus PKB itu. (con/ariel)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).