Sebanyak 9.000 Warga Milih Nyoblos di Luar Cilacap

01 KPU cilacap

PANTAU KESIAPAN. Bambang Haryanto saat bertemu dengan M. Muhni di Kantor KPU Kabupaten Cilacap, Kamis (28/3/2019) malam. (foto ariel noviandri) 

CILACAP – Sebanyak 9.000 warga memutuskan untuk menggunakan hak pilihnya saat pemilu serentak pada 17 April 2019 di luar Kabupaten Cilacap. Demikian diungkapkan oleh Komisioner KPU Kabupaten Cilacap M. Muhni, saat berdialog dengan Komisi A DPRD Jateng, Kamis (28/3/2019) malam.

Dihadapan anggota dewan, ia mengatakan ribuan warga itu memutuskan untuk memilih di luar karena alasan pekerjaan dan pendidikan. Sedangkan pemilih dari luar yang datang ke Kabupaten Cilacap sebanyak 3.000 warga.

“Memang, banyak warga yang memilih di luar karena banyak yang bekerja di luar daerah Cilacap. Meski begitu, sinkronisasi pindah pemilih itu tidak mengganggu data pemilih yang sudah ada,” kata Koordinator Divisi SDM itu.

Soal tingkat partisipasi pemilih, ia mengakui angkanya tidak terlalu tinggi yakni sekitar 68% pada Pemilu 2014 dan 66% pada Pilgub 2018. Pihaknya tetap melakukan sosialisasi aktif agar 1,48 juta warga dapat menggunakan hak pilihnya, terutama pemilih milenial.

“Sosialisasi pemilih milenial itu terus dilakukan, salah satunya dengan nongkrong bareng malam di Cilacap Utara dengan beberapa komunitas seperti Anak Punk. Selain itu, sosialisasi ke sejumlah sekolah,” jelasnya didampingi Komisioner KPU lainnya, Mujiatun.

Masalah lainnya yakni SDM atau penyelenggara pemilu di lapangan. Ia mengutarakan pembentukan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) masih terkendala dengan syarat lulusan pendidikan para pendaftarnya yang sebagian besar bukan lulusan dari SMA.

“Standar minimalnya SMA. Pendaftar KPPS sedikit padahal kebutuhannya banyak yakni untuk 5.869 TPS (tempat pemungutan suara). Kemungkinan memang terkendala syarat pendidikan. Tapi, ada satu TPS yang pendidikannya semua sarjana, sedangkan satu TPS lainnya yang pendidikannya SMA belum ada. Selain itu, yang paling banyak ditemukan, banyak pendaftar menanyakan soal honornya. Dengan kondisi itu, yang daftar lebih dari 7 orang saat ini hanya 2 TPS dari total TPS. Disamping soal syarat pendidikan, ada juga saat tes tidak dapat hadir karena sakit dan meninggal,” terangnya.

Untuk kebutuhan logistik pemilu, saat ini pihaknya sudah menerima 90%. Kekurangannya yakni template surat suara dan kotak suara yang kondisinya rusak tapi jumlahnya tidak banyak sehingga secara jumlah masih kurang memadai karena ada penambahan sebanyak 30 TPS pada pemilu kali ini. Selain itu, kebutuhan surat suara sudah mencukupi meski ada yang rusak.

“Posisi sekarang, surat suara sudah ke seluruh kecamatan dan geser ke PPS pada H min 3. Termasuk, formulir C1 hologram sudah diterima, C1 plano, dan sekarang tahapan sortir formulir C. Untuk TPS khusus di Nusakambangan, ada 3 dengan sipir sebagai petugas KPPS nya,” paparnya.

Mendengat hal itu, Anggota Komisi A DPRD Jateng Bambang Haryanto meminta KPU untuk tetap melakukan sosialisasi agar warga dapat menggunakan hak pilihnya sehingga tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat. Mengenai logistik pemilu, ia juga berharap KPU lebih teliti dalam melakukan penyortiran karena tidak sedikit yang mengalami kerusakan dalam pengiriman dari pusat ke daerah. 

“Kami apresiasi dengan upaya yang telah dilakukan KPU. Diharapkan, KPU bisa menyelenggarakan pemilu kali ini dengan kondisi yang lebih kondusif,” kata Legislator PDI Perjuangan itu didampingi Jasiman, Anggota Komisi A dari Fraksi PKS DPRD Jateng. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Evaluasi UNBK, Pelaksanaan di Magelang Lancar

    MAGELANG – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII di Magelang, Jumat (12/4/2019). Kunjungan itu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang ada di Wilayah VIII guna merancang program pendidikan lebih baik ke depannya.

  • DPRD Jateng Dukung Kerukunan yang Dibangun MTA

    SURAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto hadir dalam kegiatan Silaturahim Nasional Majelis Tafsir Al Quran (MTA) ke-4 dalam rangka pengukuhan 155 perwakilan dan cabang baru MTA di Stadion Manahan Kota Surakarta, Minggu (24/9/2023). Puluhan ribu jemaah MTA ikut memeriahkan kegiatan tersebut. 

  • Dipantau, Kerja Sama Jamkrida & Bank Nagari Sumbar

    PADANG – Komisi C DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kantor Jamkrida Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (13/3/2020), untuk melihat operasional Lembaga Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang didukung penuh oleh Bank Nagari (Bank Pembangunan Daerah/BPD) Sumbar itu. Menurut Ketua Komisi C Asfirla Harisanto hingga saat ini Jamkrida Jateng masih merindukan dukungan sepenuhnya dari Bank Jateng. Hal itu mengingat BPD di provinsi manapun di Indonesia merupakan sumber pendapatan utama dari LKPD yang didirikan, seperti PT Jamkrida Jateng.

  • DIALOG PARLEMEN: Dorong Pendapatan Daerah Jateng 2020

    SURAKARTA – Dalam sesi kedua ‘Dialog Parlemen’, tema yang diambil yakni ‘Pendapatan Daerah’. Pada sesi tersebut, Komisi C DPRD Jateng menunjukkan ketertarikannya saat Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng Tavip Supriyanto dan Pengamat Ekonomi Unika Soegijapranata Semarang Andreas Lako menjelaskan soal pertumbuhan pendapatan.