Penanganan Sosial, Kesehatan, dan Pendidikan Perlu Diprioritaskan

WhatsApp Image 2022 06 24 at 20.33.47 (1)

PIMPIN RAPAT: Ketua Komisi E Abdul Hamid memimpin rapat kerja lanjutan dengan OPD terkait.(foto: ervan ramayudha)

GEDUNG BERLIAN – Ketua Komisi E Abdul Hamid pada rapat kerja lanjutan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pertanggungjawaban APBD 2021 supaya penanganan masalah sosial di Jateng bisa terus dioptimalkan.

Pada rapat kerja, Jumat (24/6/2022), Komisi E mengundang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinporapar, Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD, BPKAD, dan BP3AKB.

“Kami berharap, dalam rapat ini, kami bisa mendapatkan data dan informasi mengenai perkembangan masing-masing BUMD di Jateng,” kata Abdul Hamid.

Sebagai komisi yang membawahi bidang kesejahteraan rakyat, Hamid memandang, pentingnya pemerataan pelayanan sosial supaya masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah. Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kesehatan, sosial dan budaya harus mendapatkan porsi yang sama dengan bidang lainnya.   

Sektor kesehatan pada penanganan stunting yang kini menjadi perhatian pemerintah pusat juga harus bisa dioptimalkan oleh Pemprov Jateng.

Sekretaris Komisi E Sri Ruwiyati pun turut menambahkan, masalah pendidikan juga harus mendapatkan perhatian besar. Pada 2021, masalah pembelajaran tatap muka (PTM) menjadi fokus pemerintah mengingat sebelumnya pada pendemi 2020 semua kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring.

“Dengan telah dilonggarkannya aktivitas masyarakat, maka pemerintah harus mengoptimalkan kembali pelayanan pendidikan di masyarakat,” ucapnya.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.