Sambangi Gedung Berlian, OJK Diskusi soal BPR BKK

IMG 20230329 WA0015

DISKUSI OJK. Pimwan bersama OJK berdiskusi soal kinerja BUMD, Rabu (29/3/2023), di Ruang VIP Lantai 4 Gedung Berlian. (foto teguh prasetyo)

GEDUNG BERLIAN – Tidak hanya berkenalan atas jabatan baru, namun Kepala Regional III Jateng & DIY Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumarjono juga menyoroti soal kinerja BUMD, khususnya BPR BKK. Hal itu disampaikannya dihadapan Pimpinan DPRD (Pimwan) Provinsi Jateng yakni Wakil Ketua DPRD Sukirman, Heri Pudyatmoko, Ferry Wawan Cahyono, dan Quatly Abdulkadir Alkatiri di Ruang VIP Lantai 4 Gedung Berlian, Rabu (29/3/2023).

Disampaikannya bahwa selama ini OJK memperhatikan kinerja BPR BKK milik Pemprov Jateng. Ia menilai, baik pemprov maupun DPRD, perlu melakukan evaluasi terhadap internal  BPR BKK yakni sisi SDM yang dimiliki.

“SDM yang ada di BPR BKK kompetensinya masih rendah sehingga mempengaruhi kinerja secara umum. Kami akan mendukung 100 persen jika DPRD bisa berkonsolidasi dalam pembuatan perda inisiatif soal penyehatan BPR,” katanya, yang per 1 Maret 2023 menggantikan Aman Santosa sebagai Kepala Regional Regional III Jateng & DIY OJK.

Mendengar hal itu, Sukirman mengaku sangat apresiatif dengan kunjungan dari OJK, termasuk penilaian yang diberikannya tersebut. Ia berharap OJK dapat terus memberikan masukan terkait BUMD di bidang keuangan.

Senada, Heri Pudyatmoko mengaku masukan seperti yang diberikan OJK itu sangat dibutuhkan DPRD. Sehingga, nantinya DPRD bersama pemprov mendapat tambahan data dan informasi dalam proses penyusunan APBD.

Ferry Wawan Cahyono juga mengakui BUMD selama ini perlu ditingkatkan kinerjanya. Tujuannya, bisa meningkatkan PAD sekaligus bermanfaat bagi masyarakat. 

“Dalam kinerjanya, BUMD juga mendapat pendampingan dan pengawasan dari DPRD agar sesuai arahan dari OJK,” kata Ferry.

Sementara, Quatly Abdulkadir Alkatiri berharap, dengan adanya masukan dari OJK, kinerja BPR BKK bisa terdongkrak lebih baik lagi. “Kami harapkan kinerja BPR semakin sehat manfaatnya luas bagi masyarakat,” ujar Quatly. (ariel/priyanto

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.