Proyek Jalan Buntu-Kroya-Slarang Ditarget Rampung November

1 acilacap1

LIHAT PROYEK. Jajaran Komisi D melihat proyek Jalan Buntu-Kroya-Slarang, Kabupaten Cilacap, Kamis (1/8/2019).(Foto: Dewi Sekarwangi)

CILACAP – Komisi D DPRD Jateng memantau paket kegiatan bidang pelaksana jalan provinsi wilayah barat, yang berada di Jalan Buntu-Kroya-Slarang, Kabupaten Cilacap, Kamis (1/8/2019). Di sana, rombongan Komisi D diterima oleh PPTK Bina Marga Prov Jateng Gunawan Setya.

Saat meninjau, anggota Komisi D Moch Ichwan menanyakan mengenai pembangunan paket jalan wilayah barat ini. Target sampai November mendatang apakah bisa terselesaikan.

Menanggapi pertanyaan itu, Gunawan menegaskan, proyek akan berakhir pada Agustus mendatang. Dengan demikian November sudah tuntas dengan panjang pembangunan jalan 1 kilometer.

Anggota komisi D lainnya, Siti Ambar Fathonah menyarankan tiap peningkatan jalan provinsi seperti ini menggunakan beton, supaya lebih awet.

“Anggaran seperti ini harus terus disiapkan guna pembangunan infrastruktur, selain penganggaran, pengawasan teknisnya juga harus diperketat untuk hasil pembangunan yang maksimal,” tegasnya.

Peningkatan jalan ini menggunakan sumber dana APBD 2019, yang disediakan oleh PT Agung Darma Intra. Peningkatan ini memakan waktu 210 hari dengan panjang pembangunan jalan berkisar 1 kilometer.

Melihat hal seperti ini, tentu Komisi D menyarankan untuk proyek dipercepat, supaya mengurangi kemacetan akibat sistem buka tutup dan tentunya menunggu hasil yang maksimal dari peningkatan jalan provinsi supaya masyarakat yang melintas lebih merasa nyaman.(dewi/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.