Petani Tembakau Karangawen Bisa Budi Daya Sapi

1 asapi

KANDANG SAPI. Sekretaris Komisi B Messy Widiastuti berada di kandang sampi milik Kelompok Tani Makmur di Desa Brambang, Karangawen, Demak, Rabu (31/8/2019).(Foto: Faiz Fuadi)

DEMAK – Komisi B memuji kiprah Kelompok Tani Makmur Desa Brambang Kecamatan Karangawen, Demak, karena mampu membudidayakan sapi. Saat kunjungan kerja Rabu (31/8/2019), jumlah sapi hasil budi daya peternak sampai saat ini sebanyak 197 ekor.

Sekretaris Komisi B Messy Widiastuti mendengarkan paparan peternak sapi

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Messy Widiastuti mengaku senang dan mengaprsesiasi kinerja kelompok tani. “Kami senang dengan budi daya sapi yang dikelola kelompok tani Tani Makmur yang mampu memberdayakan kelompoknya sehinngga mempunyai 197 sapi dalam jangka waktu 10 tahun,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Rondi mengatakan, kelompoknya beranggotakan para petani tembakau. Sekarang beranggotakan mencapai 60 orang. Diceritakannya, awal mula budi daya sapi. Semula pada 2010 mendapatkan bantuan dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT). Dari dana itu kemudian dikelola dengan mengembangbiakkan sapi. Dari 197 ekor sapi untuk pembelian menjelang Hari Raya Kurban sudah terjual 11 ekor dengan masing-masing seharga 20 juta.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Diah Purwati mengatakan, Jika bantuan awal hanya sekitar 10 ekor, dan dengan sistem bergulir, banyak anggota kelompok yang masuk dalam daftar tunggu untuk bergantian membudidayakan sapi dari hasil peranakan yang dihasilkan dari anggota kelompok yang mendapatkan lebih dahulu.(faiz/priyanto)

Info Lainnya

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.