PAD Masih Rendah, TPH Masaran Sragen Disorot

IMG 20240220 WA0042

SOAL PAD. Komisi C DPRD Provinsi Jateng saat menyambangi TPH Masaran Kabupaten Sragen, Senin (19/2/2024), membahas soal kontribusi PAD. (foto soni dinata)  

SRAGEN – Performa kebun benih Tanaman Pangan Hortikultura (TPH) Masaran Kabupaten Sragen masih menjadi perhatian Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Karena, sejak beberapa tahun ini kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami tren penurunan dan tidak mencapai target.

Pada Senin (19/2/2024) kemarin, Komisi C menyambangi kebun benih milik Dinas Pertanian Provinsi Jateng tersebut. Pada kesempatan itu, Anggota Komisi C Budiyono mempertanyakan faktor yang membuat terjadinya tren penurunan. 

Ia mengaku heran, karena berdasarkan pantauannya di lapangan, kebun benih milik pemerintah justru kurang diminati petani dibandingkan swasta. Sedangkan, Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro meminta jajaran Kebun Benih terus mempertahankan dan meningkatkan PAD. 

Ia juga mengajak jajaran eksekutif yang ada untuk melakukan pemanfaatan lahan kosong milik pemerintah daerah agar lebih produktif. Selain itu, ia juga menyatakan saat seperti ini memang harus melibatkan suntikan dana dari eksekutif untuk anggaran peningkatan kualitas lahan, terlebih untuk program pemerintah swasembada pangan. 

“Pemerintah juga harus memperhatikan peningkatan kualitas benih yang diproduksi, melakukan promosi, dan pemasarannya juga harus digencarkan agar tidak kalah dengan produksi dari swasta,” pungkasnya. (con/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.