Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah

1000700830

KUKUHKAN PENGURUS. Setya Arinugraha menghadiri acara pengukuhan pengurua ADPSI & Asdepsi di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (foto romdon)

JAKARTA – Mendagri Tito Karnavian secara resmi mengukuhkan Pengurus Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) dan Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (Asdepsi) periode 2025–2030. Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Flores Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

​Pengukuhan itu dihadiri oleh para peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, menandai dimulainya masa tugas kepengurusan baru, yang diharapkan dapat memperkuat peran strategis lembaga dewan di tingkat nasional dan daerah. Prosesi inti pengukuhan ditandai dengan penyerahan simbolis kepada Ketua dan Sekretaris ADPSI serta Asdepsi periode 2025–2030. Delegasi dari berbagai provinsi tampak hadir, termasuk perwakilan dari DPRD Provinsi Jateng.

​Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho, yang mengikuti seluruh rangkaian acara bersama anggota DPRD provinsi lainnya, menyampaikan harapannya. Ia menekankan ADPSI dan Asdepsi periode ini dapat memperkuat koordinasi nasional dan meningkatkan profesionalitas lembaga dewan dalam menjalankan fungsinya.

​Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian memberikan penekanan penting terkait penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan peningkatan peran DPRD provinsi. Ia berharap kepengurusan baru ADPSI dan Asdepsi mampu melahirkan inovasi, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat koordinasi nasional demi kemajuan daerah di seluruh Indonesia.

​Mendagri juga meminta asosiasi tersebut memastikan bahwa seluruh program kerja dewan benar-benar berfokus pada kepentingan masyarakat dan mendukung efisiensi anggaran daerah. Acara pengukuhan ditutup dengan sesi foto bersama antara Mendagri, seluruh peserta dari provinsi, dan jajaran pengurus ADPSI–Asdepsi 2025–2030, dilanjutkan dengan ramah tamah. (ashar/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.