MEDIA TRADISIONAL : Ruwat untuk Rawat Bumi

WhatsApp Image 2022 08 12 at 14.27.40

JADI PEMBICARA: Sekretaris Komisi E Sri Ruwiyati menjadi pembicara dalam media tradisional di Banjarnegara.(foto: tri dwinugrahini)

BANJARNEGARA – Acara ruwatan yang kerap digelar masyarakat di Jawa Tengah merupakan bagian dari rasa syukur kepada Tuhan YME. Seperti saat acara “Nguri-uri Kebudayaan: Ruwat Bumi” di komplek eks Terminal Gandenga, Desa Tunggara, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, Kamis (11/8/2022).

Menjadi bagian dari Festival Sigaluh selama dua hari sejak 9 Agustus, ruwat bumi merupakan puncak acara dengan sebelumnya dikenal aneka kesenian dan pementasan wayang kulit.

Sri Ruwiyati selaku Sekretaris Komisi E DPRD Prov Jateng mengatakan, kegiatan Ruwat Bumi sebagai wujud rasa syukur seluruh warga atas limpahan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Permohonan doa agar segala hal buruk dijauhkan dari desa ini dan berharap agar masyarakat desa  dapat hidup makmur, damai, aman, dan tenteram.

Selanjutnya Kepala Desa Tunggara Tunggul Tri Warsono menjelaskan ruwat bumi desa memiliki nilai-nilai luhur yang bisa diturunkan kepada anak cucu. Setiap ruwatan digelar selalu menggunakan symbol gunung dengan maksud sebagai bumi yang selalu memberikan segalanya kepada petani. Mengambil air dari mata air yang terpencar di 12 lokasi. Selanjutnya masyarakat desa setempat turut membawa aneka penganan yang kemudian diarak berkeliling kampung. Semua itu, lanjut dia, sebagai kegiatan yang menjadi keunggulan dan perlambang wujud syukur kepada Sang Pencipta.

Camat Sigaluh Izak Danial Aloys nguri-uri budaya bersama para pegiat seni berdasarkan riset dan kajian para pakar. Kabupaten Banjarnegara ingin mengajak kepada masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan yang luhur, selanjutnya bisa dikembangkan.

“Filosofi mata air untuk harus dirawat, bumi harus dirawat, dijaga kebeesihannya, kearifan yang harus ditanamkan kepada masyarakat sehingga akan membawa manfaat. Diharapkan kegiatan budaya ini agar dibuat event festival tahunan,” kata dia.(anif/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.