Masyarakat Berharap Ada Pembangunan JUT dan Pamsimas

WhatsApp Image 2022 02 16 at 12.52.01

SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Jateng Sriyanto Saputro melakukan serap aspirasi di Desa Kedungupit, Kabupaten Sragen.(foto: cahya depe)

SRAGEN – Jalan Usaha Tani (JUT) dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) menjadi masukan dari masyarakat dalam kegiatan serap aspirasi anggota DPRD Jawa Tengah Sriyanto Saputro yang diselenggarakan di Desa Kedungupit, Kabupaten Sragen, Selasa (15/2/2022).

Sriyanto mengemukakan, JUT mempunyai manfaat yang baik sebagai akses untuk meningkatkan hasil usaha tani sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya melalui aspirasi tahun 2021 telah membantu JUT di Dukuh Tanjang, ini bagus karena memberi manfaat bagi masyarakat, dan untuk yang belum terbantu, melalui prosedur yang ada akan kita bantu aspirasinya,” kata Sriyanto.

Politikus dari Partai Gerindra tersebut juga menambahkan, sudah menjadi kewajiban bagi wakil rakyat untuk lebih mendengar apa yang diinginkan masyarakat.

“Kalau anggota Dewan lebih dekat dengan rakyat, mau turun ke desa, tentunya antara wakilnya dengan masyarakat desa bisa guyub, mau mendengar aspirasi tentunya akan ada manfaat yg baik bagi masyarakat desa,” tambahnya.

Terkait Pamsimas, Sriyanto mendukung keberadaannya mengingat kebutuhan air bersih mutlak diperlukan. Namun demikian, usulan Pamsimas perlu ada kajian terlebih dulu terutama untuk daerah sulit air maupun belum ada jaringan pipa milik PDAM.

“Kalau sudah ada jaringan PDAM di suatu daerah tentu tidak bisa mengusulkan Pamsimas. Sebaliknya, kalau belum ada (jaringan pipa PDAM), saya siap membantu berdasarkan mekanisme yang berlaku”, tutur Legislator Partai Gerindra tersebut.

Di akhir acara dia mengimbau agar masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya secara resmi melalui kegiatan-kegiatan seperti reses ini. Reses bukan hanya kegiatan politik, tetapi lebih kepada kegiatan dari wakil rakyat mengunjungi daerah pemilihannya, untuk mendengarkan masukan atau aspirasi yg disampaikan masyarakat di dapil.(cahya/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.