Komisi E Dukung Peningkatan Kualitas Kinerja OPD 2021

01 Kom E PENDIDIKAN

SOROTI OPD. Komisi E DPRD Provinsi Jateng saat rapat RKPD di Ruang Rapat Komisi E, Lantai 3 Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa (23/6/2020), menyoroti sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, dan bidang olahraga kebudayaan. (foto dewi sekarsari)

GEDUNG BERLIAN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng kembali melanjutkan pembahasan Rapat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 dengan seluruh mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Komisi E, Selasa (23/6/2020). Kali ini, pembahasan menyoroti sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, dan bidang olahraga kebudayaan.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Hamid ingin semua OPD yang menjadi mitra Komisi E menyelesaikan rancangan kerjanya di pada 2021 mendatang. Tujuannya agar segera tercapai semua hal yang belum di terlaksana pada 2020, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Harapan saya, semua OPD melaksanakan evaluasi dan pelaporan dengan Komisi E. Tidak lupa untuk melaksanakan pembinaan administrasi kesekretariatan sesuai tugas dan fungsinya. Tingkatkan kualitas dan daya saing SDM serta daya saing ekonomi,” kata Politikus PKB itu.

Anggota Komisi E, Joko Purnomo, juga menegaskan bahwa yang harus dipegang dari setiap OPD dalam bekerja adalah komitmennya. Karena, hal itu untuk meningkatkan kualitas dalam bekerja.

“Mitra Komisi E juga harus mempersiapkan target dan program ke masyarakat. Kaitannya dengan kami, anggota legislatif, untuk memonitoring ke dapil masing-masing,” ujar Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Dalam rapat itu, bidang pendidikan juga harus diperkuat dari segi sarpras. Harapannya, pada 2021 sekolah yang kategori pinggiran bisa menyaingi sekolah favorit sehingga ada kesetaraan. Komisi E juga mendorong Dinas Pendidikan untuk melihat dan mengawal agar sekolah pinggiran lebih diutamakan, minimal disetarakan terlebih dahulu dengan sekolah favorit supaya anak didik mendapatkan haknya dalam belajar mengajar yang nyaman. (dewi/ariel)

Info Lainnya

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.