Komisi E Dorong Penguatan Pelatihan Pertanian

1 abanjar

LIHAT LATIHAN : Ketua Komisi E Abdul Hamid beserta anggota melihat latihan membuat pakan ikan lele di BLTKP Klampok, Banjarnegara.(foto: ervan ramayuda)

BANJARNEGARA – Komisi E DPRD Jateng pada Kamis (12/11/2020) berkunjung ke Balai Latihan Tenaga Kerja Pertanian (BLTKP) di Klampok, Banjarnegara. Kunjungan itu dimaksudkan untuk mengetahaui pola pelatihan maupun minat warga untuk mendalami bidang pertanian.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Ketua Komisi E Abdul Aziz di hadapan Kepala Balai Pelatihan Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Endang Tri Hartati di aula kantor. Baginya, bidang yang diambil BLTKP sangatlah khusus terutama menyangkut masalah pertanian. Tidak dipungkiri minat masyarakat untuk menggeluti sektor pertanian sangatlah rendah ditambah belum ada keberpihakan kebijakan dalam distribusi pertanian terkait masalah harga pangan.

“Kami ingin mengetahui minat warga dalam menjadi peserta pelatihan di BLTKP Klampok, apakah tinggi atau rendah,” ucapnya.

Menanggapi hal itu Endang Tri Hartati menjelaskan, minat masyarakat menjadi peserta pelatihan sangatlah tinggi. Terlebih selama pelatihan, peserta tidak dipungut biaya. Berbeda bila ada instansi yang mengirimkan delegasinya mengikuti pelatihan maka pembiayaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab instansi tersebut. Ada empat program kejuruan pelatihan di antaranya perikanan, pertanian, agribisnis, dan pemrosesan.

“Kami berharap untuk peserta yang telah mengikuti pelatihan di BLKP ke depannya dapat menerapkan ilmunya yang telah di dapat dan dapat lebih berkembang lagi,” ucapnya yang kemudian mempersilakan rombongan Komisi E berkeliling lokasi balai, melihat peserta sedang berlatih. Dalam kesempatan itu Dewan melihat pelatihan pembuatan pelet untuk pakan ikan.

Sementara, sebelum berkunjung ke BLTKP Komisi E terlebih dulu mengikuti operasi gabungan penegakan protokol kesehatan bersama Satpol PP Provinsi Jawa Tengah di kawasan Alun-alun Banjarnegara. Dalam operasi tersebut banyak masyarakat terjaring karena tidak mengenakan masker.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.