Komisi B Sambut Baik Usulan KNTI & FITRA

20220829173509 IMG

TERIMA ASPIRASI: Jajaran Komisi B menerima KNTI dan FITRA Jateng terkait penyampaian aspirasi untuk nelayan.(foto: setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Belasan orang terdiri dari nelayan dan aktivis yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) bersama Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) wilayah Jateng mendatangi Kantor Gedung Berlian, DPRD Jateng Semarang, Senin (29/08/2022).

Kedatangan mereka tersebut menyampaikan aspirasi terkait agenda Komisi B tengah menyusun Raperda tentang Tata Kelola Sistem Pemasaran Hasil Pertanian, Perikanan, dan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah yang diharapkan bisa memberi manfaat besar bagi para nelayan, petani dan peternak bisa memasarkan produknya secara luas. Usulan yang diberikan di  antaranya adalah pengadaan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBBN) terdekat dengan kampung nelayan dan peningkatan program kartu nelayan agar bisa mendapatkan subsidi kesejahteraan yang semestinya. 

Sekretaris Komisi B Ngainirrichadl menyambut baik terkait usulan KNTI dan FITRA. Menurut legislator PPP itu usulan dan aspirasi dari masyarakat sangat diperlukan dalam penyusunan raperda, karena bisa membantu beberapa poin yang mendukung kesejahteraan para nelayan.

“Akan menjadi catatan khusus bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan raperda agar nantinya bisa memberi manfaat secara luas. Adapun usulan mengenai pembangunan stasiun bahan bakar kapal terdekat dengan kampung nelayan akan menjadi catatan khusus, agar pemerataan bahan bakar kapal nelayan tradisional bisa dinikmati secara luas,” kata dia.

Wakil Ketua Komisi B, Sri Maryuni lebih mengharapkan dengan adanya usulan aspirasi Raperda tentang Tata Kelola Sistem Pemasaran Hasil Pertanian, Perikanan, dan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah sangat bisa membantu masyarakat pelaku kegiatan ekonomi tersebut bisa lebih sejahtera.

“Dalam penyusunan raperda ini, sangat perlu adanya beragam usulan dari para pelaku kegiatan ekonomi tersebut bisa mendorong produktivitas dan kreativitas mereka. Terlebih banyak potensi besar tersimpan di bidang pertanian, perikanan, dan produk usaha mikro kecil menengah perlu digali lebih luas dan mendorong peningkatan pendapatan daerah,” tambah politikus asal PAN itu.

Perwakilan FITRA Jateng Mayadina menyampaikan usulan terkait reperda tersebut agar masyarakat pelaku ekonomi pertanian, perikanan, dan UMKM produk mereka bisa dikenal masyarakat lewat pemasaran yang masif.

“Usulan mulai dari pengadaan pos pengisian bahan bakar, akses kartu elektronik nelayan, sampai perizinan kapal dengan harapan bisa mendorong masyarakat nelayan bisa lebih sejahtera karena potensi hasil laut yang besar namun beberbenturan sebagai penyumbang garis kemiskinan yang cukup tinggi,” terang dia.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.