Gubernur Ingatkan Filosofi ‘Holopis Kontul Baris’

DSC

SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo mengingatkan agar jalinan persatuan berbangsa dan bernegara terus kuat tidak lepas ikatan. Bagaimanapun sejarah telah mengikat kebersamaan dan perasaan senasib.

Pernyataan itu menjadi salah satu isi dari sambutan gubernur pada upacara pengibaran bendera Merah Putih Peringatan Proklamasi Ke 74 RI, Sabtu (17/8), yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, kawasan Simpanglima, Kota Semarang.

Ketua DPRD Rukma Setyabudi, Sekda Sri Puryono dan jajaran Forkopimda

Hadir pada upacara, seluruh pimpinan daerah, instansi, veteran, sesepuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan negara sahabat. Pimpinan DPRD Jateng hadir yakni Rukma Setyabudi (ketua), beserta wakil ketua Ahmadi, Ferri Wawan Cahyono, dan Heri Pudyatmoko. Jajaran Komisi A, B, C, D dan E juga turut hadir.

Gubernur Ganjar Pranowo

Dalam sambutan, Gubernur menonjolkan pada sisi kebangsaan. Menukil pernyataan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), “Orang tak akan bertanya apa agamamu, apa golonganmu ketika berbuat baik.” Ungkapan Gus Dur itu mengilhami sambutan Gubernur supaya sampai di usia 74 tahun masih dan tetap menjaga bibit tepa slira, andarbeni, peseduluran. Berbuat untuk semua, holopis kontul baris.

Ketua DPRD Rukma Setyabudi membacakan naskah UUD 1945

Upacara pengibaran bendera diiringi para anggota Paskibra yang diambilkan para siswa-siswi teladan dan berprestasi dari 35 kabupaten/kota. Dalam kesempatan itu pula Ketua DPRD Rukma Setyabudi didaulat membacakan teks UUD 1945.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • RAPAT PARIPURNA:Ā Raperda Perlindungan TenagaĀ Kerja InformalĀ 

    GEDUNG BERLIAN –Ā Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.Ā 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

  • Temui Menteri Koperasi, Komisi B Dorong Tata Kelola Koperasi Berbasis Digital

    JAKARTA – Digitalisasi koperasi dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekosistem perkoperasian, Komisi B DPRD Provinsi Jateng menggali arah kebijakan Kementerian Koperasi terkait transformasi digital dan pengembangan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdeskel), Selasa (30/6/2026).

  • DPRD Jateng Siapkan Tahapan Pemekaran Brebes

    BANDUNG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mulai menyiapkan langkah politik dan administratif untuk mengawal usulan pemekaran Kabupaten Brebes. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mempelajari pengalaman Provinsi Jabar saat mengusulkan pembentukan daerah otonom baru (DOB), melalui diskusi ke Komisi I DPRD Provinsi Jabar di Kota Bandung, Selasa (30/6/2026)