Fungsi Pengawasan DPRD Harus Optimal

1 arasika1

BINCANG RADIO : Dua anggota DPRD Jateng Benny Karnadi (kanan) dan Kartika Diah Permatasari menjadi narasumber di Rasika USA FM.(foto: priyanto)

UNGARAN – Anggota DPRD Jawa Tengah Kartika Diah Permatasari dan Benny Karnadi sepakat fungsi pengawasan yang dimiliki DPRD harus optimal. Penegasan Diah dan Benny tersebut dilontarkan saat menjadi narasumber dalam dialog radio yang disiarkan Rasika USA FM, Selasa (16/3/2021). Tema pengawasan diambil dalam kesempatan tersebut yang bebarengan dengan masa reses DPRD Jateng.

Dalam kesempatan Ketua DPRD Bambang Kusriyanto pun menegaskan semua anggota Dewan harus siap mendapatkan keluhan serta laporan dari masyarakat. Dengan demikian, fungsi sebagai wakil rakyat berjalan.

Benny memaparkan pengawasan menjadi salah satu fungsi utama yang melekat pada DPRD selain fungsi legislasi dan anggaran. Seyogyanya aspirasi masyarakat dalam bidang pengawasan, secara melembaga sudah terwakili melalui wakil-wakilnya yang duduk di DPRD. Fungsi pengawasan ini diharapkan bisa berjalan efektif sesuai harapan masyarakat, peraturan dan perundangundangan yang berlaku.

“Pengawasan DPRD bertujuan untuk menjamin agar pemerintah daerah menjalankan programnya sesuai dengan rencana dan ketentuan perundangan yang berlaku,” ucapnya.

Duduk di Komisi D, setiap kunjungan lapangan atau datang ke suatu daerah di daerah pemilihannya pasti ada laporan. Laporan tersebut lantas diteruskan kepada instansi yang menaunginya. Semisal pelaporan soal kerusakan jalan, maka pihak yang harus dilapori adalah pekerjaan umum.

Diah pun demikian. Duduk di Komisi B dengan pembidangan perekonomian terkadang laporan yang masuk tidak saja keluhan harga-harga yang mahal tetapi semua bidang. Seperti keluhan orang tua perihal dana BOS atau pelayanan E-KTP.

Keduanya sepakat setiap pelaporan atau usulan akan dikonsep terlebih dulu untuk kemudian masuk dalam pokok pikiran DPRD. Selanjutnya diteruskan kepada Bappeda agar bisa masuk RKPD.(priyanto/ariel)

Info Lainnya

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.