DPRD Maluku Bertandang ke Jateng Diskusikan RPJMD 

07

TAMU MALUKU. DPRD Provinsi Maluku berkunjung ke DPRD Jateng, Selasa (12/7/2022), membahas soal RPJMD. (foto choirul amin)

GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Maluku berkunjung ke DPRD Jateng, Selasa (12/7/2022). Kunjungan itu dimaksudkan untuk mendapatkan informasi dan masukan terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan. 

Diungkapkan Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Wattimury, pihaknya ingin meminta informasi dan masukan. Terutama, terkait langkah-langkah yang perlu diupayakan dalam penyusunan RPJMD itu.

“Kedatangan kami kesini ingin menambah pengetahuan pun juga meminta masukan pada rekan-rekan DPRD Jateng dalam proses penyusunan RPJMD selama ini. Bagaimana langkah strategis dan konkrit yang harus dicapai sehingga memiliki RPJMD yang ideal. Harapan kami, Jateng dapat memberikan informasi, masukan, dan saran untuk dijadikan pedoman penyusunan rencana pembangunan di Maluku,” kata Ketua DPRD Provinsi Maluku itu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono mengatakan penyusunan RPJMD itu tergantung daerahnya masing-masing mengacu pada UU 25/2004. Secara umum, setiap daerah prosesnya sama, namun ada beberapa yang menjadikan perhatian khusus seperti kemiskinan, pengangguran, dan pendapatan merupakan masalah yang harus dihadapi bersama. 

“Nah, dengan adanya diskusi, kita bisa saling bertukar pikiran. Syukur-syukur bisa membantu memberikan informasi kepada DPRD Maluku dalam penyusunan RPJMD perubahannya,” kata Ferry.

Selain itu, lanjut dia, khusus untuk strategi peningkatan pendapatan dan pengentasan kemiskinan yang merupakan isu nasional sehingga perlu perhatian dan strategi untuk mengentaskannya.

Senada, Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Hadi Santoso juga menilai proses penyusunan RPJMD tergantung daerahnya masing-masing. Karena, alur perubahannya juga dibahas DPRD itu sendiri.

“Jadi, alurnya Bapak-Ibu sendiri yang menentukan, mau cepat atau lambat, tergantung kawan-kawan dari Maluku. Beberapa masukan bisa dimasukkan ketika pembahasan di Komisi masing-masing. Untuk proses RPJMD, bedanya di tempat kami ada Perda Nomor 6 Tahun 2017 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu. Dasarnya dari itu juga,” ungkap Hadi. (amin/ariel)  

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.