DPRD Jabar Pelajari Kunker & Kunjungan Dapil

1 ajabar1

TERIMA CENDERA MATA. Ade Barkah Surahman menerima cenderamata dari Edy Iswanto (kiri) di Ruang Banggar, Lantai IV Gedung Berlian. (foto: priyanto)

GEDUNG BERLIAN – Anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengunjungi Kantor DPRD Provinsi Jateng, Selasa (11/2/2020). Rombongan diterima Kepala Bagian Umum DPRD Provinsi Jateng Edy Iswanto dan Kasubag Rapat dan Risalah Bagian Persidangan Harni Sarwati.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar Ade Barkah Surahman menjelaskan kedatangan rombongan Dewan itu untuk mendiskusikan penjadwalan kunjungan kerja terutama pada Sabtu dan Minggu. Turut disinggung pula terkait pertanggungjawaban masalah kunjungan daerah pemilihan (dapil).

Kepala Bagian Umum Edy Iswanto memberikan paparan di hadapan DPRD Jawa Barat

Menjawab hal itu, Edy Iswanto menjelaskan pihak DPRD sudah merencanakan dalam rencana kerja (Renja) salah satunya kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) mulai berlaku pada 2020. “Berangkat dari tugas pokok dan fungsi legislatif mengenai penyerapan aspirasi selain reses disepakati ada kunjungan dapil. Dengan demikian, anggota mampu menyerap aspirasi lebih maksimal,” ungkapnya.

Terkait konsep kunjungan kerja pun, lanjut Edy, disepakati dilakukan secara sederhana, dan fleksibel. Seperti dilakukan Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto, kunjungan dapil dilakukan di sebuah warung kopi (warkop) dengan ngobrol bersama. Ternyata, cara itu dinilai lebih efektif dan efisien ketimbang disebuah acara formal dengan mengumpulkan puluhan warga.

“Untuk SPJ dan SPPD terkait dengan kunjungan dapil, sangat mudah karena cukup dengan mendapatkan stempel dari wilayah setempat misal, kepala desa wilayah yang dikunjungi. Kunjungan dapil pun bisa dilakukan pada Sabtu atau Minggu,” jelas Harni.

Salah satu Anggota Bamus DPRD Provinsi Jabar Yuningsih menanyakan tentang hasil keputusan Bamus sudah final ataukah masih menunggu keputusan dari pimpinan DPRD.

“Di DPRD Jateng, segala hasil keputusan tertinggi adalah Bamus, bukan pimpinan. Rapat Bamus dijadwalkan dua bulan sekali. Dan, Minggu bisa digunakan untuk keberangkatan kunjungan serta Sabtu bisa digunakan untuk kepulangan kunjungan,” jawab Harni. (evi/priyanto)

Info Lainnya

  • Masyarakat Perlu Bangun Komunikasi Publik yang Berdampak

    SEMARANG – Arus digitalisasi yang bergerak cepat dinilai telah mengubah wajah komunikasi publik pemerintahan. Di tengah derasnya perkembangan media sosial, teknologi digital hingga kecerdasan buatan, humas pemerintah dituntut tidak lagi sekadar menyampaikan informasi formal tapi mampu membangun komunikasi yang cepat, akurat dan berdampak bagi masyarakat.

  • Agung Hariyadi Jabat Posisi Sekwan Jateng

    GUBERNURAN – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melantik dan mengambil sumpah 27 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jateng. Pelantikan berlangsung di Gradhika Bakti Praja, Senin (27/4/2026).

  • Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

    GUBERNURAN – Sebanyak 14 nama pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng telah diambil sumpah jabatan oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Kamis (15/1/2026). Para pejabat tersebut menjadi bagian dari 1.049 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Grhadika Bhakti Praja.

  • Setwan Jateng Raih KIP Award 5 Kali Berturut-turut

    SEMARANG – Dalam perhelatan bergengsi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award 2025, Selasa malam (16/12/2025), Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel dengan meraih predikat ‘Informatif.’ Pencapaian itu menjadi catatan sejarah istimewa karena Setwan Provinsi Jateng berhasil mempertahankan prestasi tersebut selama 5 tahun berturut-turut.

  • FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

    SEMARANG – Perubahan model bisnis kini telah mempengaruhi sejumlah aspek, tidak terkecuali bisnis media massa. Hal itu menjadi sorotan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Media di Era Disrupsi.’