Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

IMG 20260119 WA0017

PEJABAT DILANTIK. Pejabat Setwan Provinsi Jateng mengikuti acara pengambilan sumpah jabatan di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Gubernuran, Kamis (15/1/2026). (foto teguh prasetyo)

GUBERNURAN – Sebanyak 14 nama pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng telah diambil sumpah jabatan oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Kamis (15/1/2026). Para pejabat tersebut menjadi bagian dari 1.049 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Grhadika Bhakti Praja.

Kepada para pejabat yang dilantik, Gubernur menegaskan, jabatan bukanlah sesuatu yang bisa direkayasa atau ditunda, melainkan amanat yang harus dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Gubernur menegaskan komitmennya terhadap birokrasi yang bersih dan professional.

Sebanyak 1.049 pejabat yang dilantik terdiri atas 46 pejabat pimpinan tinggi pratama dengan rincian 37 pengukuhan jabatan tetap dan Sembilan berdasarkan rekomendasi BKN. Kemudian, 381 pejabat administrator, terdiri atas 71 pengukuhan jabatan tetap dan 309 berdasarkan rekomendasi BKN dan satu pejabat dari Kemendagri. Selanjutnya, 623 pejabat pengawas, terdiri dari 175 pengukuhan jabatan teta[ dan 440 berdasarkan rekomendasi BKN.

Di lingkungan Setwan Provinsi Jateng, ke-14 nama pejabat yang dilantik yakni:

1. Urip Sihabuddin SH MH sebagai Sekretaris DPRD Jateng;
2. Drs Edy Iswanto, MAP menjabat Kepala Bagian Persidangan;
3. Andi Susmono ST MT menjabat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas);
4. Dr AP Moh Sigit SSTP MSi mejabat Kepala Bagian Keuangan;
5. Endro Hudiyono AP SH, MM, MH menjabat Kepala Bagian Umum;
6. Ravi Fazlur Rahman SE menjabat Kepala Sub Bagian Perbendaharaan, Bagian Keuangan;
7. Donny A Kurnianto, SE MM menjabat Kepala Sub Bagian Protokol Bagian Humas;
8. M RR Agung Rusmawati, S.Sos, MM Kepala Sub Bagian Akutansi Bagian Keuangan;
9. Nandaru Kelono Bawono SKom, MM menjabat Kepala Su Bagian Monitoring dan Evaluasi Bagian Keuangan;
10. Soekarman SH MH menjabat Kepala Sub Bagian Perlengkapan Bagian Umum;
11. Novi Herawati SH, MKn Kepala Sub Bagian Kelengkapan Dewan Bagian Persidangan;
12. Rizal Anugrah Bachriar, SH MH menjabat Kepala Bagian Rumah Tangga Bagian Umum;
13. Dra Lina Mayanti Harahap MM dilantik menjabat Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dinas Kepemudaan & Olahraga;
14. Ayu Utaminingtyas SIP, MSi dilantik menjabat Kepala Bidang Pengembangan Pemanfaatan dan Pembinaan kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (boy/red.)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam