DPRD Banyumas Minta Masukan soal Pembangunan Desa Wisata

01 Kom B TAMU BYMS

SERAH-TERIMA PLAKAT. Juli Krisdianto saat menyerahkan plakat kepada dr. Budhi Setiawan di Ruang Rapat Komisi B DPRD Provinsi Jateng, Lantai 3 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Jumat (11/9/2020). (foto ariel noviandri)

GEDUNG BERLIAN – Komisi B DPRD Provinsi Jateng menerima tamu dari DPRD Kabupaten Banyumas, Jumat (11/9/2020), dan diterima Anggota Komisi B sekakigus Anggota Badan Musyawarah (Banmus) Juli Krisdianto. Saat berdialog, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Budhi Setiawan meminta masukan soal pengembangan sektor pariwisata di daerah, terutama Desa Wisata.

Ia menilai selama ini Desa Wisata di Kabupaten Banyumas cukup banyak yakni sekitar 14 desa. Namun, alokasi anggaran untuk membangun desa-desa tersebut masih belum memadai sehingga perlu alokasi anggaran dari Pemprov Jateng.

DPRD Banyumas Minta Masukan
Komisi B soal Desa Wisata

“Apakah ada anggaran dari provinsi untuk membangun desa di Banyumas tersebut,” tanya Politikus PDI Perjuangan itu.

Menanggapi hal itu, Juli Krisdianto mengakui Kabupaten Banyumas memiliki banyak potensi wisata, salah satunya Desa Wisata. Soal bantuan alokasi Desa Wisata, ia mempersilakan Anggota Dewan setempat untuk mengajukan bantuan ke dinas terkait di provinsi. 

“Diakui, Banyumas banyak wisata unggulan. Untuk Desa Wisata, silakan ajukan proposal karena sektor pariwisata mendapat perhatian dari Pemprov Jateng,” kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jateng itu. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.