DIALOG RADIO: Patuhi Prokes, Hadapi PPKM Level 3

Screenshot 20211203

BICARA PPKM. Pimpinan & Anggota DPRD Provinsi Jateng dalam dialog di TOP FM Sukoharjo, Jumat (3/12/2021), membahas PPKM Level 3. (foto azam hanif adin)

SUKOHARJO – Kebijakan pemerintah pusat yang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 ke semua provinsi menjadi topik utama dalam dialog Radio Top FM Kabupaten Sukoharjo dan TA Radio Kota Surakarta, Jumat dan Sabtu (3-4/12/2021). Dalam dialog itu, tema yang diangkat adalah ‘Jelang PPKM Level 3 Nataru (Natal & Tahun Baru).’

Selaku narasumber, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan protokol kesehatan (prokes) mutlak ditaati semua masyarakat. Selain prokes, ia juga meminta masyarakat tidak terlalu takut menghadapi PPKM Level 3 tersebut.

“Terlebih, menjelang Libur Nataru ada kebijakan PPKM Level 3. Diharapkan, masyarakat tetap mematuhi semua peraturan pemerintah, mematuhi prokes, dan jangan lupa berdoa agar semuanya lancar,” kata Politikus PKS itu.

Narasumber lainnya, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Marnyuni mengatakan, menjelang PPKM Level 3, masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan bepergian dan tetap mentaati prokes. Ia berharap semua masyarakat dapat mengikuti program vaksinasi.

“Yang penting, masyarakat bisa mematuhi prokes dan tetap divaksin,” ucap legislator dari Fraksi PAN itu.

Senada, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sumarji mengatakan PPKM Level 3 itu dimulai pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Diharap, bagi masyarakat yang terkena gejala penyakit, segera diperiksa ke dokter. Karena, musim sekarang ini penyakit tidak hanya Covid-19.

“Yang jelas, masyarakat tidak perlu takut meski Corona itu menakutkan. Karena, aturan pemerintah itu sudah dipikirkan dan dikaji tanpa harus menyengsarakan rakyat,” ujar Legislator PDI Perjuangan itu. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.