BPR BKK Harus Hindari Fraud Kredit

20221019142024 IMG

SOAL KREDIT. Komisi C DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi dengan BPR BKK Sukoharjo, Rabu (19/10/2022), membahas soal perkreditan. (foto ariel noviandri)

SUKOHARJO – Dalam kegiatan monitoring pengelolaan keuangan BUMD, Rabu (19/10/2022), Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan PT. BPR BKK Jateng (Perseroda) Cabang Sukoharjo. Pada kesempatan itu, disebutkan bahwa rasio kredit macet (non-performing loans/NPL) masih tinggi.

Dalam paparannya, Kepala Cabang Sukoharjo PT. BPR BKK Jateng (Perseroda) Widodo menyebutkan hingga 31 Desember 2021 rasio NPL sebesar 24,24%. Dan, sampai Triwulan III tahun ini rasio NPL sebesar 28,99%.

“Dari angka 28 persen itu, sebesar 10 persennya merupakan kasus fraud (penyimpangan kredit). Ini memang butuh upaya dan koordinasi,” kata Widodo.

Mendengarnya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto mengatakan kondisi tingginya NPL itu perlu ditekan. Ia mengakui kondisi itu memang hambatan dalam perkembangan BPR BKK tapi perlu terus diupayakan sehingga dapat mendukung kinerja pada tahun ini.

“Kami tetap berharap angka NPL itu dapat terus ditekan yakni dengan menghindari adanya fraud,” kata Sriyanto didampingi Kusnanto selaku Dirut PT. BPR BKK Jateng (Perseroda).

Kondisi serupa juga dialami PT. BPR BKK Jateng (Perseroda) Cabang Karanganyar. Saat berdiskusi dengan jajaran manajemen, Kamis (20/10/2022), disebutkan bahwa rasio NPL hingga Desember 2020 sebesar 9,97%, Desember 2021 sebesar 14,97%, dan hingga September 2022 sebesar 13,66%.

Eko Fitriyanto selaku Kepala Cabang Karanganyar PT. BPR BKK Jateng (Perseroda) mengaku masih adanya kredit fraud menjadi penyebab tingginya rasio NPL tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya menurunkan kredit macet itu. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.