PRIME TOPIC: Mudik Lancar, Aman, & Nyaman

IMG 20190515 WA0027

BICARA MUDIK. Ngainirrichadl (kiri) saat membahas kesiapan jalur mudik lebaran 2019 dalam acara ‘Dialog bersama Parlemen Jateng’ dengan tema ‘Mudik Lancar, Aman, dan Nyaman’ di Hotel Noormans, Jalan Teuku Umar Kota Semarang, Rabu (15/5/2019). (foto teguh prasetyo)

SEMARANG – Menghadapi lebaran pada tahun ini, pihak-pihak terkait mulai melakukan perencanaan matang agar jalur mudik menjadi aman dan lancar. Dalam hal ini, Anggota Komisi D DPRD Jateng Ngainirrichadl mengatakan kondisi infrastruktur jalan di Provinsi Jateng sudah cukup lancar.

Hal itu didukung dengan sudah dibukanya jalan tol di pantura. Meski begitu, kata dia, tidak semua kendaraan melintasi jalan tol seperti sepeda motor.

Ngainirrichadl. (foto teguh prasetyo)

Untuk itu, pihak terkait seperti dinas perhubungan (Dinhub) Jateng dan aparat kepolisian melakukan pengamanan sehingga jalur mudik tetap lancar. Ia juga menyarankan para pengguna sepeda motor lebih memperhatikan aturan lalulintas.

“Kami berharap ada rest area khusus pengguna sepeda motor. Pengendara juga sebaiknya tidak membonceng berlebihan, khususnya yang membawa anak-anak karena berbahaya. Sebaiknya, anak-anak naik moda transportasi lainnya,” kata Politikus PPP itu, saat menjadi pembicara utama dalam acara Dialog bersama Parlemen Jateng dengan tema ‘Mudik Lancar, Aman, dan Nyaman’ di Hotel Noormans, Jalan Teuku Umar Kota Semarang, Rabu (15/5/2019).

Agus Triatmaja dan Ngainirrichadl. (foto teguh prasetyo)

Pembicara lainnya, Kadiv Humas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Triatmaja mengatakan, dari aspek keamanan dan ketertiban, jalur mudik tetap diperhatikan agar selalu lancar dan nyaman. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sepanjang masa mudik didirikan pos terpadu untuk kelancaran dan kenyamanan para pemudik.

“Soal jalur satu arah saat mudik, dinhub bersama polri akan mengkaji titik padat seperti di Brebes Barat. Untuk jalur tengah seperti di Purbalingga, ada pengamanan di titik padat yakni pasar tumpah,” jelas Agus.

Acara Dialog bersama Parlemen Jateng (Prime Topic) di Hotel Noormans, Jalan Teuku Umar Kota Semarang, Rabu (15/5/2019). (foto teguh prasetyo)

PEMUDIK BESAR

Sementara, Satriyo Hidayat selaku Kepala Dinhub Jateng memperkirakan ada 5,6 juta pemudik ke Jateng. Dari angka itu, sekitar 11% pemudik turun ke Tegal dan Pemalang, 21% turun Semarang hingga Rembang, dan 28% ke Solo sekitarnya.

“Untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik, pemprov sudah menyediakan armada untuk mudik. Yakni, 270 bus dari pemprov, 210 bus bantuan dari Pemprov DKI Jakarta, 800 bus Kemenhub, 6 rangkaian KA, dan 1 kapal berkapasitas 2.000 orang,” papar Satriyo. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Masyarakat Perlu Bangun Komunikasi Publik yang Berdampak

    SEMARANG – Arus digitalisasi yang bergerak cepat dinilai telah mengubah wajah komunikasi publik pemerintahan. Di tengah derasnya perkembangan media sosial, teknologi digital hingga kecerdasan buatan, humas pemerintah dituntut tidak lagi sekadar menyampaikan informasi formal tapi mampu membangun komunikasi yang cepat, akurat dan berdampak bagi masyarakat.

  • Agung Hariyadi Jabat Posisi Sekwan Jateng

    GUBERNURAN – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melantik dan mengambil sumpah 27 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jateng. Pelantikan berlangsung di Gradhika Bakti Praja, Senin (27/4/2026).

  • Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

    GUBERNURAN – Sebanyak 14 nama pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng telah diambil sumpah jabatan oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Kamis (15/1/2026). Para pejabat tersebut menjadi bagian dari 1.049 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Grhadika Bhakti Praja.

  • Setwan Jateng Raih KIP Award 5 Kali Berturut-turut

    SEMARANG – Dalam perhelatan bergengsi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award 2025, Selasa malam (16/12/2025), Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel dengan meraih predikat ‘Informatif.’ Pencapaian itu menjadi catatan sejarah istimewa karena Setwan Provinsi Jateng berhasil mempertahankan prestasi tersebut selama 5 tahun berturut-turut.

  • FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

    SEMARANG – Perubahan model bisnis kini telah mempengaruhi sejumlah aspek, tidak terkecuali bisnis media massa. Hal itu menjadi sorotan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Media di Era Disrupsi.’