KPPS Perlu Miliki Jaminan Kesehatan

01 Kom A KPU SOLO 1.1

KPPS SIAP. Komisi A DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi dengan KPU Kota Surakarta, Rabu (11/11/2020), membahas kesiapan penyelenggara pilkada seperti KPPS di tiap TPS. (foto ariel noviandri)

SURAKARTA – Di tengah pandemi Covid-19 ini, faktor kesehatan setiap petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tiap TPS perlu mendapat perhatian khusus. Pasalnya, mereka harus menghadapi ratusan pemilih dalam satu TPS.ย 

Untuk itu, perlu adanya jaminan kesehatan bagi petugas KPPS tersebut dan penerapan protokol yang ketat di tiap TPS saat masa pencoblosan pada 9 Desember nanti. Seperti disampaikan Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti, saat berdiskusi dengan Komisi A DPRD Provinsi Jateng, yang memonitor kesiapan penyelenggara pilkada, Rabu (11/11/2020), di Ruang Rapat KPU.

Pada kesempatan itu, ia memastikan setiap petugas KPPS sudah memiliki jaminan kesehatan seperti jaminan kesehatan nasional (JKN), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan BPJS. Jika petugas tersebut belum memilikinya, maka paling lambat tanggal 20 November 2020 sudah mengurus JKN di kelurahannya masing-masing.

“Para petugas di lapangan nantinya tetap menerapkan protokol kesehatan saat masa pencoblosan dan dipastikan sudah punya JKN,” kata Nurul.
Mendengar hal itu,

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Stephanus Sukirno mengaku sependapat dengan Komisioner KPU tersebut. Karena, menurut dia, para petugas itu harua siap menghadapi resiko terburuk yakni tertular Covid-19 di tengah massa yang cukup banyak saat masa pencoblosan.

“Kesiapan petugas di lapangan itu tidak berbeda dengan para pahlawan yang dahulu berjuang. Karena, mereka harus siap dan menanggung resiko di tengah pandemi ini,” kata Politikus PDI Perjuangan itu. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Disorot, Perlindungan Pekerja Migran

    NGAWI โ€“ Pekerja migran Indonesia (PMI) mendapat sorotan Komisi E DPRD Provinsi Jateng karena dinilai mampu mengurangi pengangguran. Untuk itu, Komisi E berusaha mengkaji persoalan tersebut dengan melakukan penguatan data/ informasi ke Dinas Perdagangan Perindustrian & Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, yang dinilai mampu menyalurkan PMI secara baik ke luar negeri.

  • Nyoblos Pilkada, Protkes Tetap Diterapkan

    GUBERNURAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono menghadiri rapat antar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Kantor Gubernur, Kamis (26/11/2020). Dalam rapat itu, salah satu pokok bahasannya adalah pentingnya penerapan protokol kesehatan (protkes) selama masa pencoblosan pilkada pada 9 Desember 2020.

  • DPRD Gelar Rapid Test Massal

    GEDUNG BERLIAN – Untuk mengantisipasi munculnya persebaran wabah Covid-19, DPRD Provinsi Jateng menggelar rapid test dan penyemprotan disinfektan di Lantai 3, 4, dan 5 Gedung Berlian. Kegiatan itu dilakukan setelah Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng Syamsul Bahri meninggal dunia pada Minggu (12/7/2020) yang diduga akibat Covid-19.

  • DPRD Pantau Persiapan KPU Gelar Pilbup Blora

    BLORA โ€“ Mendekati Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, Komisi A DPRD Provinsi Jateng terus melakukan pantauan ke sejumlah daerah yang melaksanakan, salah satunya Kabupaten Blora, Rabu (9/9/2020). Pantauan itu perlu dilakukan, mengingat saat ini masih dalam masa adaptasi kebiasaan baru (New Normal) sehingga butuh persiapan khusus.

  • Sumsel Minta Masukan Andalalin Jawa Tengah

    GEDUNG BERLIAN – Sebanyak 17 anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengunjungi Kantor DPRD Provinsi Jateng, Kamis (6/2/2020), yang dipimpin oleh Muhammad Ridho. Kunjungan tersebut diterima oleh 3 anggota Komsi D DPRD Provinsi Jateng yaitu Sri Hartini, Bondan S. Bomo Aji, dan Iskhak serta didampingi Adi Dwi Nugroho selaku Kasi Management Lalu lintas Dinas Perhubungan (Dinhub) Provinsi Jateng.