Komisi C Dukung Upaya Kejar Target 2021

01 Kom C rapat rkpd

Asfirla Harisanto. (foto setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Rapat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kembali memasuki pembahasan di hari kedua di Ruang Rapat Komisi C, Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Pahlawan Kota Semarang, Selasa (23/6/2020). Rapat yang diikuti 13 organisasi perangkat daerah (OPD) terkait membahas target pencapaian dan realisasi Tahun 2020 yang nantinya akan menjadi masukan dalam penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mendatang.

Dari beberapa paparan yang disampaikan semua jajaran OPD, banyak diantaranya tidak memenuhi target yang sudah ditetapkan meskipun sudah melewati twiwulan pertama dan kedua yang akan habis. Total keseluruhan pencapaian sampai Mei rata-rata tercapai di angka 35% karena dampak pandemi Covid-19. Oleh karena itu, banyak dinas yang mengusulkan penurunan target pada 2021.

Hal tersebut menjadi perhatian Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Asfirla Harisanto. Dalam rapat itu, ia meminta jajaran dinas untuk lebih baik lagi agar bisa mencapai target yang sudah ditentukan. Ia mengakui pandemi Covid-19 membawa dampak buruk yang cukup luas sehingga banyak layanan yang tertunda bahkan ditutup.

“Pandemi Covid-19 memang membawa dampak buruk, banyak pelayanan tidak berjalan maksimal terutama pendapatan daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti sektor pariwisata, UMKM, dan aset yang disewakan. Memasuki New Normal, kami berharap OPD lebih bekerja maksimal mengejar target akhir tahun yang sudah ditetapkan,” terang Bogi dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Sebagai informasi, OPD yang mengikuti rapat bersama Komisi C itu antara lain Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kelautan Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu. (setyo/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.