Free Hotspot Permudah Rutinitas Warga

20210218101723 IMG

INTERNET GRATIS. Sukirman saat menjadi pembicara dalam talkshow di LPPL Radio Kota Santri Kabupaten Pekalongan, Kamis (18/2/2021), membahaa penyediaan internet gratis bagi warga selama pandemi. (foto ariel noviandri)

KAJEN – Selama kondisi pandemi Covid-19 ini, tidak sedikit warga di daerah yang mengeluhkan soal mahalnya biaya internet untuk menunjang pembelajaran ataupun pemasaran secara daring. Untuk itu, DPRD Provinsi Jateng menyerap aspirasi warga tersebut dengan menyediakan fasilitas internet gratis atau free hotspot di beberapa titik di daerah.

Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, saat talkshow di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Kota Santri Kabupaten Pekalongan, Kamis (18/2/2021). Pada kesempatan itu, ia mengatakan DPRD berkomitmen membantu warga yang merasa kesulitan saat mengakses internet.

“Sebagai contoh, masing-masing Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jateng sudah memberikan wifi gratis di dapil (daerah pemilihan) nya. Ada beberapa titik di tiap dapil pemasangan wifi gratis tersebut dan ini masih berjalan,” kata Politikus PKB itu.

Dengan adanya, free hotspot di beberapa titik itu mampu memudahkan aktifitas atau rutinitas warga. Terutama, siswa sekolah bisa memanfaatkannya selama melakukan kegiatan belajar.

“Kami (DPRD) tiap bulan secara personal memasang wifi gratis. Alhamdulilah, responnya bagus, anak-anak bisa datang untuk belajar. Memang, ada juga beberapa warga yang datang untuk sekedar bermain internet tapi nggak masalah. Bahkan, ada juga yang memanfaatkannya untuk bisnis online karena memang lagi marak,” jelasnya, didampingi Ketua Komisi E Abdul Hamid dan Anggota Komisi D sekaligus Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jateng Iskandar Zulkarnain.

Ia berharap langkah DPRD itu bisa ditiru elemen masyarakat lainnya untuk saling membantu sesama selama pandemi ini. Dengan adanya wifi gratis itu, maka kita semua bersama-sama membantu kelancaran proses pendidikan sekaligus perekonomian masyarakat,” harapnya. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam