Ferry: Program Jogo Tonggo Perlu Terus Digalakkan

IMG 20201201 WA0010

GUBERNURAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono menilai penanganan Covid-19 perlu ditingkatkan lagi, mengingat masih tingginya penyebaran virus tersebut. Untuk itu, ia mengaku sepakat apabila program Jogo Tonggo tetap terus digalakkan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Jateng di Kantor Gubernur, Selasa (1/12/2020). Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan perlunya koordinasi ke semua kepala daerah di kabupaten/ kota agar lebih meningkatkan pengawasan di beberapa titik rawan penyebaran Covid-19.

“Legislatif mendukung segala tindakan yang diperlukan untuk pencegahan covid, bersama dinas dan instansi menekan angka konfirmasi positif di beberapa klaster rawan tertular. Klaster-klaster tersebut nantinya akan menjadi fokus penanganan dan metode tracing diharapkan bisa menjadi cara mencegah agar tidak meluas. Program Jogo Tonggo yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu diharapkan kembali digalakkan tentunya dengan mengajak pemerintah daerah kabupaten/ kota untuk peduli menekan penyebaran dari tingkat komunitas paling kecil,” jelas legislator dari Fraksi Golkar itu.

Dalam rapat itu juga dibahas persoalan masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (protkes). Dampaknya, penyebaran Covid-19 meningkat signifikan. 

Gubernur Ganjar Pranowo, dalam paparan singkatnya, meminta seluruh dinas terkait lebih meningkatkan kinerjanya dalam penanganan Covid-19. Terutama, klaster keluarga yang dirasa penyebarannya cukup signifikan. Disamping itu, beberapa fasilitas umum beberapa pekan terakhir sering terjadi perkumpulan masyarakat.

“Data yang dipublikasikan beberapa hari lalu menunjukan Provinsi Jateng menempati angka tertinggi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan ini menjadi koreksi bersama seluruh jajaran. Semua protokol kesehatan yang dulu sempat digaungkan, mulai saat ini harus diperketat di semua lapisan kegiatan masyarakat. Klaster keluarga menjadi indikasi penyebaran paling rawan, harus mulai diadakan tracing secara dini apabila anggota keluarga mengalami gejala covid. Bila ditemukan indikasi kasus tersebut, elemen masyarakat mulai dari tingkat RT, RW, sampai kelurahan setempat segera melakukan tindakan screening kesehatan secara menyeluruh, maka Program Jogo Tonggo yang sudah dirancang akan berjalan kembali. Fasilitas umum juga menjadi perhatian khusus, penegakan peraturan menjaga jarak dan memakai masker harus lebih ditegaskan dan bila perlu adanya sanksi agar jera harus dilaksanakan. Peningkatan jumlah Covid-19 adalah menjadi tanggung jawab bersama, baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah, agar lebih aware program pencegahan Jogo Tonggo yang sudah dilaksanakan bersama,” terangnya. (tyo/ariel)

Berita Terkait

  • Diskusikan Proses Penganggaran bersama DPRD Jatim

    SURABAYA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Banggar DPRD Provinsi Jatim membahas proses penyusunan tahapan anggaran, Selasa (14/12/2021). Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman berharap, dengan adanya diskusi itu, Banggar DPRD Provinsi Jateng mendapat masukan mengenai pengganggaran.

  • Didukung, Terobosan dalam Pajak Kendaraan Bermotor

    BATANG – DPRD Provinsi Jateng mendukung terobosan pemerintah yakni kemudahan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, didampingi Ketua Komisi A DPRD Mohammad Saleh, Anggota Komisi D DPRD Albertus Agung Satria Hermawan, dan Pujo Widiono selaku Anggota Komisi B, saat talkshow di Radio MFM 106.2 FM Batang dan Radio Kota Batik 91.2 FM Kota Pekalongan, Jumat (12/3/2021).

  • DIALOG PROAKTIF : Umar Berikrar Terus Peduli bagi Masyarakat Brebes

    BREBES – Mengabdi dan berbakti. Demikian semboyan yang dimiliki Umar Utoyo. Sebagai seorang dokter sekaligus anggota DPRD Jateng, ia ingin ilmu serta jabatannya bisa untuk mengabdi sekaligus berbakti untuk masyarakat serta Brebes secara keseluruhan. Hal tersebut dilontarkannya saat rehat di kediamannya di Jalan R Bulakamba No.69 B, Beskal, Desa Karangsari, Bulakamba, Brebes, Jumat (7/7/2023). Pada program Dialog Proaktif DPRD Jawa Tengah itu, ia sudah mengikrarkan untuk selalu melayani masyarakat.