Disdukcapil Wonosobo Pastikan Validitas Data Kependudukan

WhatsApp Image 2024 06 10 at 09.03.00

FOTO BERSAMA : Jajaran Komisi A berfoto bersama dengan Disdukcapil Wonosobo saat kunjungan kerja.(foto: ervan ramayudha)

WONOSOBO – Komisi A DPRD Jateng berharap pada pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah tidak ada kendala pada pendataan pemilih. Memiliki big data kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki peran penting dalam pengolahan data penduduk terutama yang memiliki hak memilih.

Anggota Komisi A Kholik Idris menyampaikan hal tersebut di hadapan Kepala Disdukcapil Kab. Wonosobo, Tarjo, dalam kunjungan kerja, Kamis (6/6/2024).

“Data dari Disdukcapil inilah yang menjadi bahan rujukan KPU dalam penentuan daftar pemilih. Bila biga data yang dimiliki salah, tentu KPU dalam memvalidasi data kependudukan juga akan salah pula. Karena itu dengan kedatangan kami di Wonosobo untuk mengetahui sejauh mana Disdukcapil Wonosobo menyiapkan data kependudukan dalam kaitan pemilu kepala daerah,”  ucapnya.

Baginya, Wonosobo merupakan daerah yang berada di dataran tinggi dengan memiliki banyak kendala. Mulai dari SDM sampai pada tantangan alam. Saat ini Wonosobo, kata Kholik, terdapat 15 kecamatan dengan 265 desa.

Selanjutnya Tarjo menjelaskan, sebagai data yang digunakan pada pemilu legislatif dan presiden kemarin tidak ada kendala yang signifikan. Hanya saja Wonosobo memiliki kultur masyarakat yang berbeda, terutama dari sisi pengadministrasian kependudukan.

“Masyarakat di sini untuk kesadaran merekam data sulit sekali. Terpaksa dari kami harus jemput bola, datang ke rumah-rumah supaya mereka mau datang. Semula yang belum rekam data ada 8.143 orang, setelah jemput bola hasilnya mendapatkan 5.873 orang. Masih tersisa 2.270 orang belum rekam data,” jelas Tarjo.

Bahkan anak yang sudah wajib ber-KTP saja, lanjut dia, sulit untuk mengajak untuk perekaman data. Banyak alasan yang diutarakannya, salah satunya malu kalua pakai seragam sekolah. Karena itulah, dengan berkoordinasi pihak sekolah supaya bisa menginformasikan agar anak membawa pakaian bebas sewaktu dilaksanakan rekam data.

“Berkaca pada data pemilu legislative, tidak ada kendala berarti. KPU dalam menggunakan data dari Disdukcapil tinggal melaksanakan pencocokan dan penelitian,” jelas dia.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.