PRIME TOPIC: Menggali dan Meningkatkan PAD

3

Henry Wicaksono. (foto rahmat yasir widayat)

SEMARANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi penopang utama pendapatan Provinsi Jateng yang kini porsinya mencapai 55%. Untuk itu, PAD harus digenjot lagi agar kenaikan pertumbuhan ekonomi 7% yang dicanangkan pemerintah pusat bisa terwujud.

Demikian disampaikan Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Henri Wicaksono, saat menjadi narasumber dalam acara ‘Dialog bersama Parlemen, Prime Topic’ dengan tema ‘Menggali dan Meningkatkan PAD’ di Hotel Quest Kota Semarang, Kamis (28/11/2019). Ia mengatakan upaya peningkatan pendapatan itu bisa disiasati dengan cara menggali potensi daerah, menggenjot BUMD, dan sinergitas SKPD yang harus terus ditingkatkan.

Kendati demikian, kata dia, ada hal lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan PAD. Salah satunya dengan mengupayakan sumber-sumber pendapatan baru.

“Revitalisasi aset daerah juga perlu dioptimalisasi dan memaksimalkan kinerja BUMD agar dapat meningkatkan daya saing Jateng. Aset itu sudah kita bahas sejak periode lalu. Tidak hanya pendapatan tapi juga peluang kerja juga harus dipikirkan. Saya optimis kalau BUMD dan pemerintah bisa bersinergi dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi yang menjadi visi dan misi Pak Gubernur bisa terealisasi,” katanya.

Narasumber lain, Kepala Bapenda Provinsi Jateng Tavip Supriyanto, mengatakan target PAD pada 2019 mencapai Rp 14,48 triliun dan sampai Oktober ini realisasi PAD sudah mencapai 83,24% yaitu sekitar Rp 12 triliun. Ia mengatakan waktu yang tinggal sedikit ini harus bisa tercapai dengan penambahan titik layanan dan peningkatan pendapatan BUMD.

“Saat ini yang paling kita kejar adalah pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya pajak nomor kendaraan bermotor (BPNKB). Itu yang paling banyak menyumbang PAD di Jateng karena potensinya dari tahun ke tahun semakin meningkat. PKB itu juga upaya kita untuk mengurangi black market. Ini jadi tantangan kita bagaimana bisa bersinergi dengan aparat kepolisian,” kata Tavip.

(kiri-kanan). Taofik Hidayat, Tavip Supriyanto, Henry Wicaksono, dan Advianto Prasetyo dalam acara Prime Topic di Hotel Quest Kota Semarang.
(foto rahmat yasir widayat)

Ekonom Bank Jateng Taofik Hidayat menambahkan ada sumber daya lain yang bisa dijadikan pemasukan untuk Jateng. BUMD juga menghasilkan keuntungan devidennya itu 14% dengan cara memanfaatkan lahan yang masih menganggur. Seperti di Bandung, ia mencontohkan, lahan PDAM yang dijadikan tempat wisata kemudian disewakan. Bisa juga lahan-lahan yang sudah ada dijadikan hunian sementara lewat aplikasi yang bisa dikembangkan.

“Kalau ada gedung, bisa disewakan untuk kantor-kantor atau tempat kerja bersama seperti di Kota Surabaya. Seperti di Unaki Semarang, mereka punya gedung tapi disamping kampus mereka ada space yang dijadikan tempat menginap. Dengan cara itu, kita bisa menambah PAD kita,” terang Taofik. (ayu/ariel)

Berita Terkait

  • HARI JADI TNI Ke-75: Sinergi untuk Negeri

    SEMARANG – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto menghadiri Upacara Hari Jadi TNI ke-75 dengan tema ‘Sinergi Untuk Negeri’ secara virtual yang digelar di Aula Makodam IV/ Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Semarang, Senin (5/10/2020). Selain Ketua DPRD, turut hadir forkopimda Jateng diantaranya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Brigjen (Pol) M Lutfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kajati Jateng Priyanto.

  • Perkuat Pendidikan Agama dalam Keluarga

    KAJEN – Pemahaman agama yang sempit berdampak pada menjamurnya paham radikalisme dan sikap intoleran yang ada di Indonesia. Melihat kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menilai minimnya pemahaman yang benar terhadap agama di kalangan masyarakat menjadi salah satu faktor tumbuhnya paham dan sikap tersebut.

  • Bahas Inovasi, Dewan Kunjungi Politeknik Negeri Batam

    BATAM – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke Politeknik Negeri Batam Kepri, Rabu (3/7/2019), guna mengetahui inovasi-inovasi yang dihasilkan/ dikembangkan oleh mahasiswa. Selain itu, Dewan juga ingin memahami cara penyelenggara pendidikan mempersiapkan dan mendukung kreatifitas para peserta didiknya tersebut.

  • BK Rumuskan Tindak Preventif Kode Etik Anggota DPRD

    YOGYAKARTA – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jawa Tengah rumuskan formula tindakan preventif terkait kasus kode etik anggota dewan dengan melakukan studi komparasi dan data ke DPRD Provinsi DI Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan Ketua BK DPRD Provinsi Jawa Tengah Stepanus Sukirno saat memimpin rombongan dalam diskusi dengan DPRD Prov DI Yogyakarta. Rabu (7/12/2022).