Akhirnya, Flyover Ganefo Mranggen Diresmikan

WhatsApp Image 2022 10 13 at 14.51.23

PERESMIAN : Wakil Ketua DPRD Quatly Alkatiri mengikuti peresmian jalan layang (flyover) Ganefo, Mranggen, Demak oleh Gubernur Ganjar Pranowo.(foto: priyanto)

DEMAK – Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri bisa menyaksikan hasil pembangunan jalan layang (flyover) Ganefo, Mranggen. Pada Selasa (13/10/2022), Gubernur Ganjar Pranowo meresmikan jalan layang yang menghubungkan Semarang-Grobogan. Turut hadir pada peresmian itu Bupati Demak Estianingsih, Dirlantas Polda Jateng Kombes Agus Suryo, dan dari pihak PT. Brantas Abipraya (Persero) dan PT KAI.

Quatly menyatakan, selama ini wilayah Mranggen merupakan jalur padat lalu lintas. Ditambah dengan adanya perlintasan rel kereta api semakin menambah kemacetan di kawasan itu. Karena itulah dengan dibangunnya jalan layang itu, diharapkan arus lalu lintas menjadi lancar.  

Dalam sambutannya, Gubernur berterima kasih pada semua pihak. Pembangunan jalan layang ini sempat menemui kendala, terutama saat pandemi Covid-19. Saat itu semua anggaran harus di-refocussing, termasuk alokasi untuk pembangunan jalan layang. Mengingat sudah menjadi komitmen untuk mengurai kemacetan di Mranggen, ia pun memutuskan pembangunan harus terus berjalan.

“Maka pada hari ini (Selasa), setelah semua selesai pembangunanya. Saya resmikan Jalan Layang Ganefo,”ungkapnya, sembari kemudian membubuhkan tanda tangan menandai acara peresmian.

Pada kesempatan itu, Hanung menjelaskan proyek pembangunan Flyover Ganefo Mranggen terletak pada jalan ruas Semarang-Godong Km 14 Kabupaten Demak memiliki nilai kontrak Rp 109.037.051.430,51. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Brantas Abipraya (Persero)-PT. Heroni Karya Semesta. Sumber dana dari APBD 2020, 2021, dan 2022.

“Untuk sumber dana sendiri, dengan perincian APBD 2020 sebesar Rp 5 miliar, 2021 sebesar Rp 30 miliar, dan 2022 sebesar sekitar Rp 74 miliar,” ujar Hanung.

Usai peresmian, Quatly berkesempatan menerima aduan dari warga di sekitar jalan layang. Warga keberatan dengan penutupan kawasan rel KA. Praktis mereka tidak bisa melintasi rel. Quatly menyatakan, DPRD siap memfasilitasi aduan masyarakat Mranggen.(cahyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.