DPRD Akan Gelar Rapat Paripurna Teleconference

IMG

GEDUNG BERLIAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng berencana menggelar rapat paripurna melalui teleconference. Rapat akan digelar pada Rabu (1/4).

Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto menjelaskan, rapat paripurna melalui teleconference itu merupakan kali pertama dilakukan mengingat ada peraturan pemerintah (PP) mengenai Pembatasan Sosial Skala Besar. Hal itu diungkapkannya saat memimpin rapat Badan Musyawarah (Bamus) di Lantai IV Gedung Berlian, DPRD Jateng. Dihadiri seluruh anggota Banmus terdiri atas pimpinan DPRD, ketua/wakil ketua fraksi. Dari Pemprov dipimpin Plt Sekda Heru Setiadhie.

Ketua DPRD Bambang Kusriyanto

“Agenda rapat paripurna teleconference yakni mendengarkan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur. Seluruh anggota wajib mengikuti rapat ini. Untuk kesuksesan rapat ini, DPRD Jateng bekerja sama dengan Telkomsel dan Dinas Kominfo Jateng,” jelasnya.

Secara keseluruhan pembahasan Banmus untuk merumuskan penjadwalan ulang kegiatan DPRD Jateng saat dilakukan work from home (WHF). Selain itu rapat Banmus juga memutuskan seluruh anggota dewan tetap memantau di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Sementara perkembangan data penanganan Covid-19 di Jateng dari laman corona.jatengprov.gi.id per 1 April, pukul 13.00, ada 9.434 orang dalam pemantauan, 406 pasien dalam pengawasan, 92 kasus positif corona, 77 kasus pasien dirawat, tujuh kasus meninggal dan delapan pasien sembuh. (evi/priyanto)

Berita Terkait

  • Baik, Kesejahteraan Pekerja di Pabrik Mesin Kota Tegal

    PANTAU PABRIK. Komisi E DPRD Jateng saat memantau persoalan ketenagakerjaan di pabrik PT Barata Indonesia, Kamis (16/5/2019), di Kota Tegal. (foto priskilla candra cahyaningtyas)

    TEGAL – Komisi E DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja ke pabrik mesin industri hilir PT Barata Indonesia di Kota Tegal, Kamis (16/5/2019). untuk memantau persoalan ketenagakerjaan. Saat bertemu dengan Riyadi Eri Satoto selaku Manajer Pabrik PT Barata Indonesia bersama jajarannya, Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid mengatakan kesejahteraan dan keselamatan kerja sangat penting diperhatikan di setiap pabrik.

    Untuk itu, Dewan berharap pihak manajemen pabrik/ perusahaan harus mampu mengutamakan hal tersebut. Karena, untuk menciptakan masyarakat Jateng yang sejahtera adil dan makmur, hal itu dimulai dari pabrik-pabrik yang ada, mengingat pekerja paling banyak berada di pabrik.

    “Kami sebagai Dewan ingin memantau secara keseluruhan terkait nasib pekerja. Hak yang didapat apakah sudah terpenuhi secara finansial misalnya,” kata Politikus PKB itu.

    Anggota Komisi E lainnya, Rif’an, juga mengingatkan proses pemeliharaan pekerja lembur harus diperhitungan dan dihargai karena kondisi itu sudah menguras waktu pekerja diluar jam yang semestinya mereka bekerja. Menurut dia hal tersebut cukup manusiawi untuk dipertimbangkan dan dilakukan karena saat perusahaan memberikan hak secara benar maka pekerja akan memenuhi kewajibannya dengan baik.

    “Mari membicarakan terkait hak tenaga kerja saat lembur. Itu akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkannya,” ujar Legislator dari Fraksi Golkar itu.

    Menanggapi Dewan itu, Eri mengatakan selama ini sudah ada tunjangan kesehatan bagi pekerja. Untuk pembayaran tunjangan itu, kata dia, rinciannya yakni sebesar 4% dari perusahaan dan 1% dari gaji karyawan yang dipotong setiap bulan. Tidak hanya tunjangan kesehatan, lanjut dia, terdapat pula Jaminan kecelakaan (0,89% dari perusahaan), Jaminan Kematian (0,3% dari perusahaan), Jaminan Hari Tua (3,7 dari Perusahaan dan 2% dari pekerja), dan Jaminan Pensiun (2% dari perusahaan dan 1% dari karyawan).

    “Hal itu selalu diperhatikan perusahaan karena berdampak dengan produksi suksesnya pabrik sehingga kami harus seimbang dengan pemberian gaji dan tunjangannya. Kami bisa ditegur apabila tidak sesuai dengan prosedur pemerintah yang ada,” kata Eri. (tyas/ariel)

  • Desa Wajib Meng-update Data Warga Miskin

    PATI – Agenda reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2021/2022, anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Endro Dwi Cahyono serap aspirasi masyarakat di Desa Boloagung, Kecamatan Kayen, Selasa (17/5/2022). Pihaknya turut melibatkan salah satu anggota DPRD Pati Suyono yang juga merupakan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kayen.