FOTO BERSAMA : Jajaran Komisi A berfoto bersama dengan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Jabar Akhmad Taufiqurohman di Ruang Manglayang, Gedung Sate, Bandung.(foto: nora kusuma)
BANDUNG – Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan studi komparatif ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pelayanan administrasi pimpinan, Kamis (7/8/2025). Rombongan dipimpin Ketua Komisi A, Imam Teguh Purnomo diterima Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Jabar Akhmad Taufiqurohman di Ruang Manglayang, Gedung Sate, Bandung.

“Kami memilih Jawa Barat karena Gubernur Jabar sangat aktif dan masif di media sosial, sering turun ke masyarakat, dan melaksanakan kegiatan di luar agenda resmi. Ini menarik dan kami ingin memahami bagaimana Biro Adpim mendukung pola kerja tersebut,” ujar Imam Teguh.
Mukafi Fadli, Wakil Ketua Komisi A, menyoroti efisiensi anggaran dan fleksibilitas keprotokolan. “Bagaimana anggaran bisa mendukung kegiatan masif seperti ini? Bagaimana sistem penjadwalan, dokumentasi, publikasi, dan peran protokol dalam kegiatan mendadak atau privat?” tanyanya.

Menanggapi hal itu, Akhmad Taufiqurohman menjelaskan Biro Adpim Jabar memiliki slogan “Adpim Dinamis: Dina Waktuna Ulah Mis”, yang berarti siap menghadapi kondisi dinamis di lapangan melalui riset, persiapan, dan pertahanan agar seluruh layanan pimpinan berjalan lancar tanpa kendala.
“Kami juga mengandalkan super networking protokol, sistem pengelolaan dan pengembangan jejaring keprotokolan melalui program dan kegiatan kebaruan, serta tim penjadwalan khusus untuk merangkum seluruh kegiatan gubernur dan surat masuk menjadi agenda mingguan dan harian secara adaptif,” tambahnya.
Riza Marisa Hermawati, Plt. Kabag Tata Usaha Biro Adpim Jabar, menutup dengan penjelasan efisiensi anggaran, “Semua perjalanan dinas luar negeri dialihkan menjadi dalam negeri, anggaran baliho digantikan dengan media sosial, dan tim protokol dirotasi agar tetap fleksibel saat ada penugasan mendadak.”(nora/priyanto)








