Perkembangan Kinerja Askrida Dipantau

20240402111826 IMG

SOAL KINERJA. Komisi B DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi soal kinerja keuangan di Kantor Askrida, Jakarta, Selasa (2/4/2024). (foto setyo herlambang)

JAKARTA – Dalam kegiatan monitoring perkembangan dan pengelolaan PT. Asuransi Bangun Askrida, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menilai bisnisnya masih memiliki prospek yang bagus. Seperti disampaikan Abdul Mulki, Direktur Teknik PT. Asuransi Bangun Askrida kepada Komisi C, Selasa (2/4/2024).

Datanya menyebutkan, total aset pada 2022 mencapai Rp 4,23 triliun dan pada 2023 sebesar Rp 4,89 triliun, total pendapatan pada 2022 sebesar Rp 618,40 miliar dan pada 2023 sebesar Rp 751,74 miliar, dan total laba bersih pada 2022 tercapai Rp 95,78 miliar dan pada 2023 naik menjadi Rp 116,14 miliar.

Mendengarnya, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto mengaku apresiatif dengan kinerja Askrida. Ia berharap, dengan adanya penyertaan modal Pemprov Jateng ke perusahaan swasta itu, deviden atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Kami apresiatif karena perkembangan kinerjanya bagus. Namun, kami juga akan meminta Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng untuk mengkaji kembali soal penyertaan modal ke perusahaan swasta, mengenai aturan-aturannya,” kata Bambang.

Sebagai informasi, Pemprov Jateng memiliki saham di PT. Asuransi Bangun Askrida sebesar 6,25% (1.996 lembar saham) atau Rp 19,96 miliar pada 2023. Sementara proyeksi PAD 2024 yang diterima pemprov sebesar Rp 2,01 miliar. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 31 Agustus 2026 – 6 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 31 Agustus 2026 – 6 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Tipe…

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana