KPID Jateng Pecahkan Rekor Muri Membaca Berita Berbahasa Jawa Terbanyak

1 (3)

BERI PENJELASAN. Wagub Taj Yasin memberikan penjelasan bersama Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Rabu (19/6/2019).(Foto: Setyo Herlambang)

SEMARANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah menggelar pemecahan rekor Muri yakni membaca berita menggunakan bahasa daerah terbanyak versi televisi, Rabu (19/6/2019). Bertempat di studi mini Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan No 7, beberapa pejabat pejabat daerah hadir sekaligus membacakan berita antara lain Wagub Taj Yasin dan Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi.

MEMBACA BERITA. Wagub Taj Yasin membacakan berita dalam bahasa Jawa

Ketua KPID Jateng Budi SP menyatakan, acara tersebut merupakan salah satu rangkaian memperingati Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke 86. Dipilihnya pemecahan rekor pembacaan berita berbahasa daerah terbanyak didasari pada adanya Peraturan Gubernur (Pergub) No 55/2014 tentang perubahan atas Pergub 57/2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9 Tahun 2013 tentang Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa.

Wakil Gubernur Taj Yasin bersama Ketua DPRD Sukma Setyabudi, dan Ketua KPID Budi SP (kanan)

Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Rukma Setyabudi yang juga berpartisipasi dalam acara tersebut menyambut positif pemecahan Rekor Muri untuk pembacaan berita menggunakan Bahasa Daerah.

“Dengan bahasa Jawa, kita bisa menyampaikan suatu budaya, tradisi, pesan moral, akhlak, dan budi pekerti,” ungkap Rukma.

Hal positif yang bisa diambil adalah pembelajaran budi pekerti. Karena Bahasa Daerah (Bahasa Jawa) merupakan penggambaran bagaimana seseorang bisa bersikap terhadap orang yang lebih tua, teman sejajar, atau yang lebih muda.

“Ada tindak, ada kesah, ada lunga. Ini merupakan budi pekerti yang ditanamkan sejak dini pada anak-anak kita, sehingga dengan dicantumkannya Perda tiap kamis kita berbahasa jawa mengandung arti pelestarian budaya dan budi pekerti pada generasi penerus kita.”

Sementara untuk rekor MURI, Rukma berpendapat hal tersebut cukup berhasil. Harapannya seluruh elemen masyarakat bisa saling menjaga budaya-budaya asli bangsa Indonesia.(amin/priyanto)

Berita Terkait

  • DPRD Jembrana Bali Pelajari Kerjasama Media

    GEDUNG BERLIAN – Komisi III DPRD Kabupaten Jembrana Provinsi Bali melakukan studi banding ke DPRD Provinsi Jateng, Rabu (4/3/2020), perihal kerjasama antara DPRD, sekretariat DPRD (setwan), dan media massa. Rombongan itu dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Jembrana I Komang Dekritasa dan diterima oleh Edi Iswanto selaku Plt. Kabag Humas Setwan Provinsi Jateng dan Kasubag Protokol Yohan Fitriadi.

  • Di Sleman, Komisi E Belajar Pengelolaan Kebencanaan Gunung Merapi

    SLEMAN – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke BPBD Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (5/4/2023). Kunjungan itu dilakukan guna bertukar informasi mengenai pengelolaan kebencanaan khususnya kegunungapian. Kabupaten Sleman, bersama Magelang dan Boyolali masuk dalam lingkaran api (ring of fire) Gunung Merapi. Sehingga budaya masyarakat, penanggulangan bencana, pengelolaan sukarelawan perlu dipersiapkan dengan baik.

  • Bagus, Pengelolaan BMD di Wonogiri

    WONOGIRI – Guna mendapatkan data dan masukan yang lebih lengkap untuk Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), Komisi C DPRD Provinsi Jateng kembali mengunjungi daerah. Salah satunya menyambangi Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Wonogiri.

  • RAPAT PARIPURNA: Persetujuan Rekomendasi LKPj & Raperda-raperda

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (30/4/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas soal LKPj Gubernur 2025, Raperda Pelayanan Publik, dan Raperda Pajak Daerah & Retribusi Daerah. Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Setya Arinugraha didampingi Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah dan Heri Pudyatmoko serta dihadiri Gubernur Ahmad Luthfi.

  • Kesulitan Pupuk dan Penataan Sungai Yuwana Jadi Aspirasi Warga Pati

    PATI – Permasalahan distribusi pupuk sampai penataan atau normalisasi Sungai Yuwana mengemuka dalam reses DPRD Jateng Masa Sidang I 2021 Alwin Basri di Pati. Penyerapan aspirasi dilakukan di sejumlah tempat. Di Kecamatan Winong, desa yang menjadi tujuan penyerapan aspirasi antara lain Desa Tawangrejo dan Pekalongan. Di Kecamatan Tayu ada di Desa Pakes dan Bendo Katon Kidul.

  • Kiprah Destana Wonogiri Dapat Acungan Jempol Komisi E

    WONOGIRI – Keberadaan Destana atau Desa Tangguh Bencana di Wonogiri patut mendapatkan jempol. Dengan dibentuknya organisasi itu, kini desa-desa mampu secara swadaya bisa menekan angka kerugian saat terjadi bencana alam. Bahkan mereka pun bisa secara dini turut mengedukasi penanggulangan bencana.