Penerimaan PKB Harus Terus Digenjot

IMG

SOAL PAJAK. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Bapenda Provinsi Jateng dan UPPD Kabupaten Sragen, Selasa (29/10/2024), membahas soal penerimaan pajak. (foto ariel rizja)

SRAGEN – Penerimaan pajak daerah di Jateng masih rendah. Seperti disampaikan Kepala Bapenda Provinsi Jateng Nadi Santoso, progres Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 67,68% sehingga masih jauh dari target.

Untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), progres saat ini 76,05%. Pajak lainnya seperti Pajak Air Permukaan (PAP) 72% dan Pajak Alat Berat (PAB) 0%.

Untuk yang terakhir (PAB), diakui belum ada upaya penagihan karena penetapannya baru tahun ini. Meski begitu, pihak Bapenda sudah sosialisasi ke kabupaten/ kota dan siap dilaksanakan upaya penagihan.

“Dalam hal penagihan, khususnya PKB, kami tetap melaksanakan door to door dan pada Oktober baru launching gerakan ‘sengkuyung’ dengan menyebarkan surat tagihan. Tercatat, ada 2,6 juta WP (wajib pajak) yang menunggak. Harapannya, ada validasi data WP dan jumlah kendaraan. Selain itu, upaya kepatuhan masyarakat dari Kepolisian juga terus dilakukan. Hasilnya, kesadaran masyarakat juga masih rendah,” jelasnya, didampingi Kepala UPPD Kabupaten Sragen Sri Marjoko, kepada Komisi C di Ruang Rapat UPPD Kabupaten Sragen, Selasa (29/10/2024).

Mendengarnya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Dedy Endriyanto mengakui penerimaan PKB masih sangat rendah. Untuk itu, pihaknya terus mendorong agar tiap UPPD dapat mengejar target pendapatan.

“PKB itu salah satu andalan penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah). Dan, selama ini memang penerimaannya masih rendah. Kami (Komisi C) disini terus mendorongnya sekaligus berusaha memberikan solusi dalam hal penerimaan PAD,” kata Dedy.

Data UPPD Kabupaten Sragen menyebutkan, pada 2023 target penerimaan PKB sebesar Rp 187,27 miliar tercapai Rp 151,47 miliar atau 89,94%. Pada tahun ini, target Rp 201,74 miliar dan tercapai per 28 Oktober 2024 sebesar Rp 137,47 miliar atau 68,14%. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 24 Agustus 2026 – 30 Agustus 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 24 Agustus 2026 – 30 Agustus 2026 Ruang…