Pemudik Masuk Wonogiri Capai 80 Ribu Lebih

WhatsApp Image 2019 05 28 at 4.36.46 PM

TERMINAL MUDIK. Komisi D DPRD Jateng saat memantau kesiapan terminal di Kabupaten Wonogiri, Selasa (28/5/2019), menyambut kedatangan pemudik lebaran 2019. (foto azam hanif adin)

WONOGIRI – Komisi D DPRD Jateng memantau penyelenggaraan pelayanan di Terminal Giri Adipura Wonogiri dan Ngadirojo Wonogiri, Selasa (28/5/2019). Hal itu mengingat prediksi pemudik yang akan memasuki Kabupaten Wonogiri adalah 80.000 lebih.

Komisi D DPRD Jateng saat memantau terminal di Kabupaten Wonogiri.
(foto azam hanif adin)

Dari pantauan itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso mengakui Terminal Wonogiri kini sudah siap menyambut para pemudik. Karena, sistem transportasi di terminal mampu menghubungkan pelosok Wonogiri.

“Kalau hari biasa di Wonogiri sini banyak bis yang langsung sampai pelosok, sampai Kecamatan kecamatan, selain karena penumpang juga karena garasi bis yang memang ada di kecamatan. Tapi, inikan lebaran beda, biasanya turun di terminal karena bis langsung balik Jakarta,” jelas pria asal Giriwoyo Kabupaten Wonogiri itu.

Selama beberapa waktu terakhir, angkutan daerah yang menghubungkan antar pelosok terus mengalami penurunan. Sehingga, pihaknya berharap dengan adanya mudik ini bisa menumbuhkan transportasi daerah yang ada di Wonogiri.

“Dengan memberikan pelayanan prima kepada pemudik diharapkan masyarakat ‘tuman’ (ketagihan) naik kendaraan umum. Jadi turun di Terminal, kemudian ke daerah naik angkutan sampai tujuan. Akhirnya besok bisa hidup lagi sistemnya, kan masyarakat Wonogiri kerap pulang dalam setahun bisa empat kali,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Koordinator Terminal Induk Giri Adipura Wonogiri Agus Hasto Purwanto menjelaskan saat ini setidaknya ada 681 armada yang siap beroperasi mengantar pemudik sampai pelosok Wonogiri. Terdiri dari 234 unit Bus Antar Kota Dalam Provinsi, 362 unit Angkutan Desa, dan 85 unit angkot.

“Selain itu juga, kita telah menyiapkan beberapa hal untuk menyambut pemudik seperti tempat untuk menerima motor pemudik yang mengikuti program mudik gratis. Kemudian Posko pelayanan, istirahat, dan kesehatan,” ujar Agus.

Untuk diketahui, posko pelayanan pemudik di Terminal Wonogiri beroperasi mulai 28 Mei 2019 dini hari. Prediksi puncak mudik, masyarakat masuk ke Wonogiri tanggal 30-31 Mei dan 1 Juni 2019 yang bertepatan dengan H-6 sampai H-4. (azam/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.