Penting, Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

WhatsApp Image 2024 01 04 at 15.42.16

SOAL PEMUDA. Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas Pendidikan Pemuda & Olahraga Provinsi Jateng, Kamis (4/1/2024), membahas soal kepemudaan. (foto choirul amin) 

YOGYAKARTA – Komisi E DPRD Provinsi Jateng berkomitmen mendorong peran pemuda dalam pembangunan daerah sesuai dengan aturan dalam Perda tentang kepemudaan. Untuk itu, Komisi E melaksanakan studi banding ke Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Provinsi DI Yogyakarta, Kamis (4/1/2024) guna mencari data dan masukan mengenai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Aziz menyampaikan, dalam proses pembangunan masa depan pemuda, masih diperlukan kerja keras semua pihak. Berkaca pada data IPP, Pemprov DIY meraih peringkat pertama dengan nilai 69,6%, bahkan melebihi pencapaian tingkat nasional dengan nilai persentase 55,3%. 

“Dengan data itu, kami berharap dapat belajar lebih supaya indeks di Jateng dapat lebih baik lagi. Selain itu juga dapat meningkatkan kebudayaan melalui peran serta pemuda dalam proses pembangunan masyarakat untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Provinsi DI. Yogyakarta Wahyu Widi Astuti menyampaikan, untuk mewujudkan pembangunan pemuda sekaligus meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, pihaknya tidak jalan sendirian. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan dinas-dinas terkait. 

“Perlunya komitmen bersama, koordinasi dengan dinas yang membidangi, pola koordinasi dan komunikasi harus ditingkatkan sehingga dapat memaksimalkan peran sesuai dengan potensi masing-masing,” kata Wahyu.

Senada, Kepala Badan Pemuda & Olahraga (BPO) Provinsi DI. Yogyakarta Priyo Santoso mengatakan, agar prospeknya menjadi lebih baik, dalam program dan kegiatan pihaknya sudah sesuai dengan perencanaan. Dikatakan, BPO berkolaborasi lintas OPD seperti Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi & UMKM, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DP3AP, dan Perguruan Tinggi.

“Jadi, kami mengalir begitu saja, wewenangnya sudah terbagi dan itu sudah sesuai semua programnya,” ujar Priyo.

Untuk diketahui, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) merupakan alat ukur pembangunan pemuda di 5 domain dasar. Diantaranya pendidikan, kesehatan & kesejahteraan, lapangan & kesempatan kerja, partisipasi & kepemimpinan, dan gender & diskriminasi. (amin/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.