Musik Keroncong Jadi Jati Diri Bangsa

IMG

MUSIK BANGSA. Stefanus Sukirno dan Soetjipto menghadiri acara ‘Keroncong Kaki Langit’ di UTC Convention Kota Semarang pada Jumat (5/8/2022) lalu. (foto ashar alhadi)

SEMARANG – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Stefanus Sukirno dan Soetjipto menghadiri acara ‘Keroncong Kaki Langit’ yang terselenggara di UTC Convention Kota Semarang, Jumat (5/8/2022). Dalam acara itu, selain DPRD Provinsi Jateng, turut serta hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin, Kepala Dinas Budaya Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Semarang R. Wing Wiyarso Poespojoedho.

Perhelatan Keroncong Kaki Langit dimeriahkan band JKN Allstar Jagat Keroncong Nusantara, JKN Raya Semarang Allstar, Congrock 17, Paksi Band dan penyayi asal Solo Tuti Maryati serta Hendra Kumbara.

Semua tamu undangan dimanjakan dengan alunan keroncong tiada henti dari musisi-musisi yang telah diundang. Tidak ketinggalan suguhan dari musisi jalanan ber-genre keroncong ikut mementaskan sejumlah lagunya.

Sukirno, dalam sambutannya di penghujung acara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara musik keroncong kaki langit. Menurut dia kegiatan seperti ini dapat selalu melestarikan jati diri bangsa budaya Indonesia. 

“Keroncong tidak hanya sebuah keyakinan bermusik, namun juga jati diri bangsa. Jika indonesia tidak merdeka, apa kita bisa menikmati pagelaran musik kroncong seperti ini? Maka itulah, tetap junjung tinggi kebudayaan indonesia sebagai jatidiri bangsa. Kami dari DPRD juga mengajak seluruh budayawan atau masyarakat untuk terlibat terkait pembuatan Raperda Pancasila, budaya dan Hari Jadi Jateng supaya budaya kita dapat selalu terlestarikan,” ujar Politikus PDI Perjuangan itu. (azhar/priyanto)

Berita Terkait

  • FOCUS GROUP DISCUSSION: BUMDes Perlu Lirik Usaha Grosiran

    UNGARAN – Pembentukan sebuah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan tetap membawa semangat gotong royong untuk masyarakat desa. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto saat melakukan diskusi dengan pengurus BUMDes di seluruh Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

  • Jateng Perlu Dapat Porsi dari Program Tiga Juta Rumah

    JAKARTA – Dalam rangka konsultasi terkait kebijakan fasilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan penyelenggaraan perumahan terdampak bencana di Jateng, Komisi D berkonsultasi ke kantor Ditjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman, pada Rabu (19/2/2025). Ketua Komisi D Nur Sa’adah menjelaskan tujuan kunjungan, yang juga membahas program baru dari Kementerian yaitu program Tiga Juta Rumah.